Berita Demak

Keseruan Kunjungan Bupati Demak dr Hj Eistianah ke Radio Swara Kota Wali, Request Lagu Evi Tamala

DI hari 18 setelah dirinya dilantik menjadi Bupati Demak, dr. Hj Eistia'nah, SE melakukan kunjungan ke berbagai pihak untuk melakukan sinergi

Istimewa
Radio Swara Kota Wali (RSKW) mendapatkan prioritas kunjungan dari dr. Hj Eistia'nah, S.E., di hari ke delapan belas masa kepemimpinannnya sebagai Bupati Demak, pada Kamis (10/6/21). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK -- DI hari 18 setelah dirinya dilantik menjadi Bupati Demak, dr. Hj Eistia'nah, SE melakukan kunjungan ke berbagai pihak untuk melakukan sinergi untuk memajukan Kota Wali.

Diantaranya, Radio Swara Kota Wali (RSKW)  dan disambut Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Demak, Dra  Endah Cahyarini, MM.

Kadinkominfo langsung memberika paparan singkat kepada orang nomor satu di Demak ini, terkait gambaran tentang Radio RSKW, dari sejarah berdiri, perubahan nama, perubahan dari radio analog menjadi digital pun tentang segala sesuatu perihal radio.

Tidak lupa juga memperkenalkan squad radio dari manager hingga penyiar satu persatu. "Ini ya para penyiar yang suaranya bagus - bagus, apa kabar?" ujar Bupati ramah.

Kesempatan ini langsung dimanfaatkan untuk acara talkshow dengan bupati yang dipandu oleh Luluk, dimana ini merupakan pertama kalinya Bupati melakukan talkshow.

"Radio memang merupakan media yang bagus. Kita perlu sekali untuk mempertahankan kejayaan radio dan menarik perubahan masyarakat” ujar Bupati.

Ia pun menyampaikam harapan untuk RSKW agar semakin maju dan lebih inovatif dalam menyuarakan aspirasi masyarkaat sehingga apa yang disampaikan oleh radio selalu mendapatkan perhatian masyarakat.

Direncanakan Bupati Demak ini  mengagendakan akan ada acara di radio dalam Bupati Menyapa yang akan diacarakan dalam 1 bulan sekali.

Bupati juga memberi apresiasi kepada RSKW yang masuk nominasi 6 besar LPPL se Jateng. Ia menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Demak harus bangga dengan adanya radio RSKW.

Diakhir acara talk show Bupati Demak pun diminta untuk merequest Evitamala, Tanda Merah, karena pihaknya paham bahwa itu yang disukai masyarakat Demak.

Selain itu, dalam kesempatan baik ini, terkait covid dimana kabupaten Demak masih zona merah Bupati menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya keras untuk menekan covid

"Bagi yang punya usaha mohon sabar, karena kalo kita kompak mengurangi aktifitas 2 minggu saja, kita bisa memerangi dan perekonomian bisa naik lagi," pintanya.

Selain itu,  bersama Forkompimda Demak yang sudah mengeluarkan SE yang bertujuan untuk memaksimalkan PPKM Mikro di daerah, dimana Ia menyampaikan jika ada 1 rumah sudah ada 5 orang terkena covid maka sudah harus melakukan lockdown tingkat RT.

"Kita pusatkan isolasi di desa untuk isolasi terpusat. Kita mohon masyarakat mendukung upaya - upaya kami dalam mengurangi aktivitas paling tidak 1 - 2 minggu, jika angka covid di Demak turun sekali insyallah perekonomian akan meningkat," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved