Breaking News:

Berita Internasional

Nigeria Blokir Twitter, Donald Trump Ucapkan Selamat

"Selamat untuk Nigeria, yang baru saja memblokir Twitter karena mereka memblokir presiden mereka," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Editor: M Syofri Kurniawan
AP PHOTO/JOHN RAOUX
Eks Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato di acara Conservative Political Action Conference (CPAC) pada Minggu (28/2/2021) di Orlando, Florida. 

TRIBUNJATENG.COM - Presiden Nigeria Muhammadu Buhari memblokir media sosial Twitter di negaranya.

Pemblokiran tersebut dimulai pada Jumat (4/6/2020).

Sebelumnya, Twitter menghapus kicauan sang presiden yang diunggah pada 2 Juni lalu.

Baca juga: Ivermectin, Obat yang Dipercaya Mampu Kalahkan Covid-19 akan Dibagikan di Kudus

Baca juga: Jasad Bayi Ditemukan di Lahan Kosong, Diduga Hasil Hubungan Sedarah, Kakak Beradik Ini Ditangkap

Baca juga: Bunga Diajari Bikin Bayi di Vila Kebun Teh, Janji Nikah Cuma Omong Kosong si LP

Baca juga: Portugal Hajar Israel dengan 4 Gol Tanpa Balas dalam Uji Coba Euro 2020

Buhari, dalam twit yang dihapus itu, mengancam militan separatis di Nigeria.

Aksi pemblokiran ini rupanya didukung oleh mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Selamat untuk Nigeria, yang baru saja memblokir Twitter karena mereka memblokir presiden mereka," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Trump, yang Januari lalu ditendang dari berbagai platform media sosial, berharap lebih banyak negara yang mengikuti jejak Nigeria untuk memblokir Twitter, dan juga Facebook.

"Negara-negara lain seharusnya memblokir Twitter dan Facebook yang tidak mengizinkan kebebasan berbicara, semua suara harus didengar," lanjut Trump, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Rabu (9/6/2021).

Trump menilai, perusahaan media sosial tidak punya hak untuk mendikte mana yang baik dan mana yang jahat. Facebook dan Twitter, imbuh Trump, seharusnya sudah diblokir di AS saat dia masih menjabat orang nomor satu di negara tersebut.

"Tapi Zuckerberg (CEO Facebook) terus menghubungi saya dan datang ke Gedung Putih untuk makan malam, memberi tahu saya betapa hebatnya saya. 2024?," katanya sesumbar.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved