Breaking News:

Berita Batang

Kampanyekan Kesetaraan Gender, Pemkab Batang Gelar Lomba Inovasi Berhadiah Total Rp 600 Juta 

Pemkab Batang adakan lomba yang bertujuan untuk mendorong peran kesetaraan wawasan dan ketrampilan gender perempuan di tingkat desa dan kelurahan.

ISTIMEWA
Bapelitbang saat menggelar sosialisasi lomba di kantor setempat, Kamis (10/6/2021) 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Bapelitbang) menggelar even lomba inovasi perencanaan ekonomi desa berbasis pemberdayaan perempuan.

Lomba tersebut bertujuan untuk mendorong peran kesetaraan wawasan dan ketrampilan gender perempuan di tingkat desa dan kelurahan. 

Kepala Bapelitbang Ari Yudianto mengatakan lomba tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kehidupan masyarakat desa khususnya perempuan.

Selain itu, lomba inovasi perencanaan ekonomi desa berbasis pemberdayaan perempuan juga dalam rangka meningkatkan kapasitas pemerintah, daya saing daerah, indek pembangunan gender dan indek pemberdayaan gender. 

"Dalam pembangunan daerah perannya ada kesetaraan laki - laki dan perempuan yang berkesinambungan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dengan memperkuat SDM," ujarnya, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Dek Ndut Bocah Semarang Idap Microsefalus Hanya Terbaring Lemah di Tempat Tidur

Baca juga: Ini Alasan Atta Halilintar Berburu Pemain Berlabel Timnas untuk AHHA PS Pati FC

Baca juga: 10 Santri Disodomi AH Guru Ngaji, Modus Bisa Besarkan Alat Vital

Baca juga: Buruh Lepas Ngaku Bisa Mendatangkan Uang Gaib, Korbannya Rugi Belasan Juta

Adapun peserta lomba bisa dari kelompok masyarakat, organisasi masyarakat, badan usaha milik desa, PKK, RT maupun karang taruna. 

"Ada enam aspek penilian yakni inovasi, kesesuaian, efektivitas, efisiensi, dampak dan keberlanjutan pasca lomba," imbuhnya. 

Sementara Kabid Litbang, Bagus Pambudi menjelaskan perencanaan lomba ruang lingkupnya fokus di ekonomi kreatif, kelautan dan perikanan, pariwisata dan agrobisnis. 

Lomba tersebut bernilai total hadiah Rp 600 Juta.

"Pemenang dengan predikat emas dengan skor 91-100 mendapat dan stimulan Rp 300 Juta, predikat perak skor 81-90 dapat Rp 200 Juta dan predikat perunggu skor 70-80 dapat Rp100 Juta,"ujarnya

Pendaftaran dan pengajuan proposal peserta mulai tanggal 14 Juni sampai dengan 31 September 2021 dan akan diseleksi administrasi, verivikasi di setiap kecamatan untuk menentukan enam nominator.

Baca juga: Kasus Pernikahan Anak di Jateng Tinggi, Ini Faktor Penyebabnya Menurut Dosen Unisbank

Baca juga: Kejari Bantu Pemkot Semarang Selamatkan Aset Negara Senilai Rp 94,7 Miliar

Baca juga: Viral Tenda Hajatan Tutup Jalan Provinsi Hingga Truk Tak Bisa Lewat

 Lalu, tahap penilaian Kabupaten, sebelum tim juri melakukan verivikasi lapangan, peserta di harus mepresentasikan hasil inovasinya. 

"Di bulan Oktober 2021 nanti tim penilai menetapkan predikat dan pemenang lomba inovasi," pungkasnya.(din)

Penulis: dina indriani
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved