Breaking News:

Berita Kebumen

Pembangunan Infrastruktur di Kebumen akan Dimulai, Paket Pekerjaan Rp 15,3 Miliar Ditandatangani

Ia meminta agar alokasi anggaran untuk infrastruktur ini benar-benar dimanfaatkan secara efisien dan efektif

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Penandatanganan paket pekerjaan Dinas PUPR oleh penyedia jasa, Jumat (11/6/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas PUPR melaksanakan penandaganganan kontrak paket pekerjaan bersama para penyedia jasa terkait pembenahan dan pembangunan infrastruktur di Pendopo Rumah Dinas Bupati kemarin, Kamis (10/6/2021).

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, infrastruktur menjadi salah satu program prioritas yang dicanangkan bupati dan wakil bupati di 100 hari kerja. Dalam kontrak bersama ini, disepakati 17 paket pekerjaan untuk pembenahan infrastruktur jalan dan jembatan. 

"Nilai kontraknya sebesar kurang lebih Rp.15,3 Miliar, sekaligus ada 14 paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pedesaan," ujar Bupati Arif, Jumat (11/6/2021) 

Arif mengatakan, setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan ini sudah melalui beberapa tahapan, baik survei, perencanaan, penyusunan Detail Engineering Design, proses lelang, hingga penandatanganan kontrak hari ini. Semua proses itu dilaksanakan terbuka, tidak ditutup-tutupi. 

Ia meminta agar alokasi anggaran untuk infrastruktur ini benar-benar dimanfaatkan secara efisien dan efektif. 

"Jangan ada niat atau tindakan penyelewengan anggaran karena penegak hukum ikut memantau kegiatan pembangunan di  Kabupaten Kebumen,"katanya

Kepala Dinas PUPR Haryono Wahyudi menambahkan, penandatanganan kontrak antara PPKom Bidang Bina Marga dan Bidang Cipta Karya DPUPR dengan direktur penyedia jasa 17 paket pekerjaan jalan atau jembatan senilai Rp 15,356 Miliar

Sedangkan 14 paket pekerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp 3,481 Miliar berasal dari sumber dana DAK dan DAU. Sebelumnya, juga telah dilaksanakan penandatanganan kontrak 3 paket pekerjaan yaitu Pembangunan Jembatan Kaligending tahap 2.

Kemudian pemeliharaan berkala Jembatan pada ruas jalan Adiluhur Kalipurwo, dan Pembangunan Embung Giritirto, Desa Giritirto, Karanggayam. Ketiga paket pekerjaan tersebut dilaksanakan penandatanganan lebih awal karena secara teknis pekerjaan tersebut membutuhkan waktu pelaksanaan yang lebih Panjang. 

Penyedia jasa yang melaksanakan kontrak juga telah membuat surat pernyataan untuk menggunakan tenaga kerja setempat sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan. 

"Dari 34 paket pekerjaan, diharapkan akan menyerap tenaga kerja setempat sebanyak 307 pekerja selama waktu tertentu sesuai dengan nilai upah sekitar Rp. 572 Juta," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved