Breaking News:

Berita Solo

Tim Sparta Polresta Solo Bongkar Sindikat Penjual Miras Sistem COD di Banyuagung

Sat Sabara Polresta Solo amankan penjual minuman keras (miras) tak berizin di depan SPBU Banyuangung, Kadipiro, Banjarsari, Kamis (10/6/2021).

Penulis: Muhammad Sholekan 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Sat Sabara Polresta Solo amankan penjual minuman keras (miras) tak berizin di depan SPBU Banyuangung, Kadipiro, Banjarsari, Kamis (10/6/2021) sekira pukul 20.30 WIB. 

Sebelumnya, Tim Sparta melalui Call Center yang masuk, menangkap penjual itu saat sedang asyik melakukan pesta miras.

“Kita bergerak setelah mendapat laporan dari masyarakat melalui call center. Setelah sampai di lokasi tim menemukan ada yang sedang pesta miras di sebuah kos," ucap Kasat Sabhara Polresta Solo Kompol Sutoyo saaf konferensi pers di Mapolresta Solo, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Pemain Persis Solo yang Cetak Gol di Piala Walikota Solo Dipotong Gaji, Kok Bisa? Ini Kata Kaesang

Baca juga: Persis Solo Kini Dilabeli Klub Sultan, Kaesang Pangarep Bicara Soal Target di Liga 2

Baca juga: Chord  Kunci Gitar Bengawan Solo Oslan Husein

Sutoyo menyampaikan, berdasarkan hasil interogasi ternyata mereka sendiri yang memiliki minuman itu. 

Dalam operasi tersebut, selain mengamankan puluhan botol miras juga menangkap 4 orang pelaku yang diduga sebagai penjual. 

"Kita amankan barang bukti 51 botol ukukran 1.500 ml berisi ciu, 21 botol ukuran 1.500 ml ciu kluthuk, dan 8 botol miras merek Anggur Merah," ungkapnya. 

Menurut hasil penelusuran, mereka menjualnya secara online dengan sistem Cash On Delivery (COD).

Baca juga: Pekerja Bangunan Asal Semarang Ditemukan Gantung Diri di Pasar Kliwon Solo, Diduga Terlilit Utang

Baca juga: Video Antrean Imbas Promo BTS Meal di McD Solo Dibubarkan Tim Sparta

Baca juga: Bersama Persib, Arema, dan Bali United, PSG Pati Diundang di Piala Walikota Solo, Bagaimana PSIS?

"Ada juga yang menjual secara langsung berdasarkan pesanan dari orang yang mereka kenal. Yang tidak kenal tidak dilayani," jelasnya. 

Sutoyo menegaskan, seluruh tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana ringan (Tipiring) dan akan disidangkan pada, Senin (14/6/2021) pekan depan. 

"Tadi malam langsung kita lakukan pemberkasan sudah selesai. Mereka kita suruh pulang, Senin depan menjalani sidang," tandasnya. (*) 

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved