Breaking News:

Berita Regional

Bunuh Pemerkosa Istri, Pria Ini Terancam Hukuman Mati

RD telah merencanakan pembunuhan terhadap A, orang yang telah dua kali memerkosa istrinya.

Editor: M Syofri Kurniawan
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - RD (23), pembunuh mantan bosnya berinsial A, ditetapkan sebagai tersangka.

Pria itu dikenakan Pasal 340 jo Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman mati.

Disampaikan Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Welliwanto, penerapan pasal tersebut karena RD telah merencanakan pembunuhan terhadap A, orang yang telah dua kali memerkosa istrinya. 

Baca juga: Gibran Tak Sadar Mic Masih Hidup saat Semprot Penampilan Kaesang, Yang Hadir Ngakak

Baca juga: Kesaksian Pak RT Soal Kakak Beradik yang Lakukan Hubungan Sedarah, Sudah Curiga hingga Undang Bidan

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Ibadah Haji 2021 hanya 60 Ribu, Menag: Kita Kini Fokus Persiapkan 2022

Baca juga: Ivermectin, Obat yang Dipercaya Mampu Kalahkan Covid-19 akan Dibagikan di Kudus

"Kami melihatnya pelaku merencanakan pembunuhan itu.

Makanya kita kenakan pasal 340 jo pasal 365 KUHP," ujar Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Welliwanto, Kamis (10/6/2021).

Rekonstruksi pembunuhan pria dengan 13 luka tusukan di Desa Sukamerindu, Kepahiang, Bengkulu, Kamis (10/06/2021). Pelaku diduga dendam korban memperkosa istrinya dua kali.
Rekonstruksi pembunuhan pria dengan 13 luka tusukan di Desa Sukamerindu, Kepahiang, Bengkulu, Kamis (10/06/2021). Pelaku diduga dendam korban memperkosa istrinya dua kali. (KOMPAS.com/FIRMANSYAH)

Kronologi

Awalnya, RD (23) warga Desa Sukamerindu, Kepahiang, Bengkulu, mengajak A minum tuak sambil mendengarkan musik di rumah kontrakan RD, pada Selasa (8/6/2021). 

Saat A mulai mabuk, RD langsung menusuk berkali-kali tubuh A dengan pisau secara mendadak.

A sempat mencoba melawan.

Namun, karena mengeluarkan banyak darah, A tewas dengan 13 luka tusukan di sekujur tubuh. 

Berselang beberapa jam dari aksi sadis itu, kepolisian setempat meringkus RD tanpa perlawanan di kebun.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kepahiang, Iptu Welliwanto Malau membenarkan bahwa pelaku membunuh korban karena tak terima istrinya telah diperkosa.

"Pelaku membunuh dengan motif dendam karena istrinya diperkosa dua kali oleh korban," ujar Welliwanto saat ditemui di lokasi rekonstruksi pembunuhan di rumah kontrakan RD, Kamis (10/6/2021). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suami yang Bunuh Pemerkosa Istrinya Terancam Hukuman Mati"

Baca juga: Sembako Bakal Kena PPN, IKAPPI Jateng: Sudah Terpuruk karena Pandemi Masih Ditambah Penderitaan Lagi

Baca juga: Video 17 Guru dan Murid SMK di Pekalongan Terpapar Covid-19

Baca juga: Ketahuan Nodai Bocah 11 Tahun, Kakek 70 Tahun Ini Melarikan Diri hingga Ditangkap di Rumah Kosong

Baca juga: Jelang Spanyol Vs Swedia di Euro 2020, Luis Enrique Galau gara-gara 3 Striker

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved