Breaking News:

Berita Wonosobo

Kisah Petani di Dieng Sukses Kuliahkan Anaknya hingga Jadi Dokter

Meski hari telah siang, Yakub masih semangat mencangkul lahan. Hawa dingin membuat keringat lebih sulit keluar. Meski letih sudah terasakan.  

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Yakub mencangkul lahannya untuk ditanami kentang di lereng Gunung Prau, Kecamatan Kejajar Wonosobo, Sabtu (12/6/2021)  

Penulis: Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG. COM, WONOSOBO - Petani selama ini identik dengan kemiskinan dan keterbelakangan.

Wajar profesi petani jarang dilirik oleh orang yang berorientasi membanggakan kekayaan. 

Petani harus menguras tenaga ekstra untuk mengolah lahannya, namun hasil yang diraih tak seberapa.

Paling tidak inilah yang terbesit di benak sebagian orang saat memandang petani dengan kehidupannya yang keras. 

Padahal belum tentu kenyataannya demikian. Tidak semua petani miskin atau jauh dari kesejahteraan.

Di dataran tinggi Dieng misalnya, banyak cerita petani sukses dan sejahtera. 

Di lereng Gunung Prau, Kecamatan Kejajar Wonosobo, angin sepoi menampar.

Meski hari telah siang, Yakub masih semangat mencangkul lahan. Hawa dingin membuat keringat lebih sulit keluar. Meski letih sudah terasakan.  

Ia memutuskan untuk menepi. Sembari mengistirahatkan badan, ia menghisap sebatang rokok.  Yakub tengah sibuk mempersiapkan lahannya untuk ditanami kentang. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved