Breaking News:

Covid-19 Mengganas Lagi, Satgas: Kita Tak Tahu di Mana dan Bagaimana Terinfeksi

tingginya kenaikan kasus covid-19 sebagian besar disumbangkan oleh Pulau Jawa, yakni 53 persen dari seluruh kasus selama sepekan terakhir

Editor: Vito
CDC
Ilustrasi virus corona atau covid-19 jenis baru 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Virus corona kembali mengganas di Indonesia, dengan terus terjadinya lonjakan kasus dalam beberapa waktu terakhir, yang diyakini dampak dari libur Lebaran 2021.

Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menatat jumlah infeksi virus corona di Indonesia bertambah 9.868 orang pada Minggu (13/6). Penambahan itu menyebabkan kasus covid-19 kini mencapai 1,91 juta orang.

Kasus baru covid-19 tersebar di 33 provinsi. Dari data tersebut, tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru yang tinggi. Kelima provinsi itu yakni DKI Jakarta (2.769 kasus baru), Jateng (2.579 kasus baru), Jabar (1.242 kasus baru), DIY (466 kasus baru), dan Jatim (418 kasus baru).

Satgas juga mencatat penambahan 4.655 pasien yang telah dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total pasien sembuh dari covid-19 ada 1,74 juta orang. Selain itu, kasus meninggal dunia bertambah 149 orang, sehingga total kematian akibat covid-19 hingga saat ini mencapai 52.879 orang.

"Kita tidak pernah tahu di mana dan bagaimana kita bisa tertular virus corona, untuk itu waspada adalah kunci untuk menghindarinya. Kenaikan ini tentunya menjadi peringatan keras untuk kita semua mengevaluasi sekaligus bersiap diri dalam menghadapi kemungkinan kasus yang lebih tinggi lagi di hari-hari ke depan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, akhir pekan lalu.

Menurut dia, tingginya kenaikan kasus covid-19 sebagian besar disumbangkan oleh Pulau Jawa. Pada pertengahan hingga akhir Mei 2021, Pulau Jawa bahkan menyumbangkan 53 persen dari seluruh kasus positif nasional selama sepekan terakhir.

Ia menyebut, kenaikan kasus di Pulau Jawa masih sangat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Dari sejumlah provinsi, DKI Jakarta menjadi wilayah yang lonjakan kasusnya paling tinggi.

"DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus yang paling signifikan, di mana dalam 10 hari saja kasusnya meningkat lebih dari 300 persen," jelasnya.

Wiku mengatakan, pada 1 Juni 2021 kasus covid-19 harian di Ibu Kota Negara mencapai 519 kasus. Angka itu melonjak drastis pada 10 Juni 2021 menjadi 2.091 kasus covid-19 dalam satu hari.

Selain peningkatan kasus baru, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan virus corona di DKI juga mengalami lonjakan. "BOR di DKI Jakarta mencapai 62,13 persen," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved