Breaking News:

Covid-19 Mengganas Lagi, Satgas: Kita Tak Tahu di Mana dan Bagaimana Terinfeksi

tingginya kenaikan kasus covid-19 sebagian besar disumbangkan oleh Pulau Jawa, yakni 53 persen dari seluruh kasus selama sepekan terakhir

Editor: Vito
CDC
Ilustrasi virus corona atau covid-19 jenis baru 

Selain DKI, dia menambahkan, wilayah DIY juga mengalami kenaikan kasus covid-19 hingga 107 persen, bertambah 445 kasus dalam satu hari pada 10 Juni. Sementara, BOR di DIY mencapai 54,38 persen.

Selanjutnya, peningkatan kasus covid-19 di Jatim mencapai 89 persen, bertambah 425 kasus dalam satu hari. Sedangkan persentase BOR di provinsi tersebut sebesar 31,57 persen. Di Jateng, kasus covid-19 meningkat hingga 80 persen, bertambah 1.500 kasus pada 10 Juni, sementara BOR mencapai angka 66,89 persen.

Banten mengalami kenaikan kasus covid-19 hingga 57 persen dan BOR mencapai 53,87 persen. "Selanjutnya Jabar mengalami kenaikan 49 persen dalam 10 hari terakhir dengan BOR mencapai 61,75 persen," paparnya.

Prioritas

Dengan adanya catatan tersebut, Wiku meminta para kepala daerah meningkatkan penanganan covid-19. Untuk mengatasi tingginya bed occupancy rate, rumah sakit rujukan covid-19 diprioritaskan untuk pasien dengan gejala sedang dan berat.

Sementara bagi yang bergejala ringan dan tanpa gejala, diimbau melakukan isolasi mandiri di rumah atau di tempat isolasi terpusat dengan terus dipantau penanganannya.

Wiku juga meminta pemerintah daerah segera mengonversi tempat tidur pasien non Covid-19 untuk pasien virus corona, serta menambah tempat isolasi terpusat. "Untuk menjaga beban rumah sakit dan tenaga kesehatan agar tidak kewalahan," ujarnya.

Sementara, untuk mengatasi lonjakan kasus, Wiku meminta fungsi posko penanganan Covid-19 di daerah dimaksimalkan. Pemda dan Satgas didorong untuk meningkatkan testing, tracing, dan treatment.

Bersamaan dengan itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap penularan virus corona dengan terus menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak.

Adapun, Presiden Joko Widodo meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Ganip Warsito untuk terus mengingatkan masyarakat agar disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Arahan itu diungkapkan Ganip seusai rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Jokowi, Minggu (13/6).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved