Breaking News:

Penanganan Corona

Angka Kasus Covid-19 di Sragen Terus Naik, Kegiatan Masyarakat Dilarang, Ibadah di Rumah

Hal itu disampaikan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati usai melakukan rapat satgas Covid-19 di tingkat Kabupaten di Aula Sukowati

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Mahfira Putri
Pelaksana rapat satgas Covid-19 di tingkat Kabupaten bersama tokoh agama di Aula Sukowati, Senin (14/6/2021) 

Hajatan Dilarang

Lebih lanjut Yuni menerangkan kegiatan yang bersifat sementara yakni hajatan, ibadah massal, night market, pasar bahulak, pasar tiban dan sebagainya dilarang.

Namun yang rutin buka masih kami tetap berikan kesempatan hanya terjadi pengetatan seperti kuliner di Taman Kartini, Veteran, Alun-alun, Alfamart, Indomaret buka hingga pukul 21.00 WIB.

"Ibadah massal, hajatan, night market, pasar bahulak, pasar tiban dan sebagainya dilarang. Kuliner di Taman Kartini, Veteran alun-alun, Alfamart, Indomaret semua tidak pilih-pilih tutup pukul 21.00," tegas Yuni.

Yuni menegaskan apabila tidak taat Protokol Kesehatan kegiatan ekonomi akan ditutup. Kebijakan ini akan termaktub di Instruksi Bupati yang segera akan dikeluarkan.

"Sosialisasi melalui Instruksi Bupati, diberikan ke kecamatan juga ke kepolisian dan Kodim sehingga semua ikut mensosialisasikan. Seluruh sosial media, organisasi masyarakat kami minta sosialisasikan," lanjut dia.

Dengan pengetatan kegiatan ini, pihaknya tentu berharap kasus Covid-19 bisa mengalami penurunan kasus secara signifikan selama dua pekan kedepan.

Jika angka kasus kembali turun dan Sragen masuk zona kuning, Yuni mengaku akan sedikit melonggarkan kebijakan tersebut. (uti)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved