Breaking News:

Berita Semarang

Kapolda Jateng Minta Jajaran Melakukan Sosialisasi Bahaya Covid 19 Secara Masif

Polda Jateng menggelar rapat peningkatan penanganan Covid 19 di wilayah Jawa Tengah.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: sujarwo
Istimewa
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi berikan pengarahan terhadap jajaran terkait penanganan Covid 19. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Polda Jateng menggelar rapat peningkatan penanganan Covid 19 di wilayah Jawa Tengah.

Rapat dipimpin langsung oleh Kapolda Ja

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi berikan pengarahan terhadap jajaran terkait penanganan Covid 19.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi berikan pengarahan terhadap jajaran terkait penanganan Covid 19. (Istimewa)

teng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pejabat Utama (PJU) di lobby Mapolda lantai 1, Senin (14/6/2021). 

Pada arahannya, Kapolda mengatakan penyebaran Covid 19 di Jawa Tengah semakin meningkat terutama di wilayah Kudus dan beberapa wilayah lainnya. 

Hal tersebut menjadi atensi dari Presiden dan Kapolri. Pihaknya meminta kepada semua jajarannya agar selalu  mensosialisasikan  kepada masyarakat terkait Covid 19.

"Saya minta terkait peningkatan penanganan lonjakkan Covid di Jawa Tengah," ujarnya.

Terkait penanganan di Kudus dan sekitarnya, Kapolda meminta agar penanganan Covid 19 untuk didokumentasikan dan diviralisasikan. Pihaknya meminta hal tersebut terus dilakukan secara masif.

"Agar masing masing Kasubid menyiapkan bahan dan materinya, jika perlu mintakan ke jajaran bila tidak ada bahan. Berikan arahan kepada jajarannya, dan turun ke wilayah bila perlu dilakukan," tuturnya.

Ia menuturkan ada enam point' yang harus dilakukan semua jajaran Polda Jateng terkait penanganan dan penyampain kepada publik mengenai Covid 19 kepada publik yakni, sosialisasi 5M 3T, kedua pemberitaan Penyemprotan massal mobil dan rumah. 

Kemudian menyebarkan brosur, pamlet, stiker. Selanjutnya sosialisasi keliling ttg bahaya covid. Sosilisasi  Tes swab antigen dan pcr.  Terkahir sosialisasi secara  Isolasi mandiri maupun terpusat.

"Terkait dengan berita Isolasi mandiri maupun terpusat, harus ada statemen pasien langsung di rumah isolasi," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved