Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Tribun Forum, Bupati Sragen: ASN Harus Jadi Duta Taat Prokes Bagi Masyarakat

"Yang harus digerakkan adalah tokoh masyarakat, ASN untuk menjadi contoh. Bisa menjadi duta taat prokes bagi masyarakat,"

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: iswidodo
Tribun Jateng
Dandim 0725/Sragen Letkol Infanteri Anggoro Heri Pratikno dan Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bupati Sragen sudah mengambil langkah yang benar dan mendapat dukungan penuh dari Forkopimda dalam menangani dan memutus penularan Covid 19. Tribun Forum yang digelar secara daring by zoom meeting oleh Tribun Jateng bekerjasama dengan Pemkab Sragen menghadirkan pembicara Bupati Sragen Yuni Sukowati, Ketua DPRD Sragen Suparno, Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno dan Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi.
Acara yang dipandu oleh host Erwin Ardian Pemred Tribun Jateng ini telah tayang live di media sosial Tribun Jateng dan disajikan kepada pembaca koran Tribun Jateng.
Bupati Yuni menegaskan hingga kini belum ada objek wisata yang dibuka. Sedangkan kegiatan ekonomi UMKM diizinkan. Acara hajatan yang digelar masyarakat dipantau ketat. Kedua mempelai harus jalani tes swab sebelum melakukan resepsi pernikahan. Tamu undangan dibatasi dan dipanatau harus melaksanakan protokol kesehatan.
Pelaksanakan hajatan juga harus sesuai dengan zona di masing-masing RT. Pelaksanannya juga harus melakukan prokes ketat yang sudah ditentukan Pemkab Sragen melalui SE. Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga perangkat desa atau kelurahan juga diminta untuk memberikan contoh terkait pelaksanaan hajatan pernikahan. Sanksi bahkan telah disiapkan bagi mereka yang melanggar.
"Kita juga meminta ASN dan perangkat desa maupun kelurahan untuk taat Prokes ketika menyelenggarakan hajatan. Tidak sesuai Prokes, maka TPP diberhentikan," kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Perangkat desa atau kelurahan yang menyelenggarakan hajatan tidak sesuai Prokes maka pencairan penghasilan tetap akan ditunda.
"Yang harus digerakkan adalah tokoh masyarakat, ASN untuk menjadi contoh. Bisa menjadi duta taat prokes bagi masyarakat," kata Yuni
Bupati mendapat dukungan penuh Forkopimda. Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi dan Dandim 0725/Sragen Letkol Infanteri Anggoro Heri Pratikno juga melakukan hal yang sama di satuannya. "Saya juga telah berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim apabila ada anggotanya yang tidak taat prokes ketika hajatan untuk bisa dilakukan teguran. Kita sudah sepakat aparatur negara harus memberikan contoh yang baik," tegas Bupati Yuni.

Bupati Yuni bersama Forkopimda bertindak cepat dan berkolaborasi menangani pandemi ini. Bupati Yuni Sukowati membeberkan strategi dan langkah penting dalam mengendalikan Covid di Sragen saat menjadi pembicara acara Tribun Forum, Rabu (9/6) by zoom meeting. Video ini disiarkan langsung di media sosial Tribunjateng.com, Facebook dan Instagram.
Bupati Yuni bersama Forkopimda bertindak cepat dan berkolaborasi menangani pandemi ini. Bupati Yuni Sukowati membeberkan strategi dan langkah penting dalam mengendalikan Covid di Sragen saat menjadi pembicara acara Tribun Forum, Rabu (9/6) by zoom meeting. Video ini disiarkan langsung di media sosial Tribunjateng.com, Facebook dan Instagram. (Tribun Jateng)

Tutup Objek Wisata
Tidak hanya kegiatan masyarakat, seluruh objek wisata yang dikelola Pemkab Sragen maupun swasta hingga kini belum dibuka. Mulai dari kolam renang, Gunung Kemukus, Bayanan hingga Sangiran masih ditutup. Agar kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu, Yuni mengaku sudah membuka sejumlah kegiatan ekonomi. Diantaranya sentra makanan, UMKM dan pedagang kaki lima.
"Kegiatan ekonomi sudah perlahan dibuka karena uang harus berputar. Sentra makanan, UMKM, pedagang kaki lima kita buka, hanya dibatasi hingga pukul 22.00 WIB harus bubar," kata Yuni. Jarak harus diatur sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kerumunan.
Kapolres dan Dandim melakukan sidak ke sejumlah tempat ekonomi tersebut untuk melakukan swab antigen. Baik kepada para pedagang maupun pembeli. Ketua DPRD Kabupaten Sragen Suparno siap mendukung penuh upaya apapun yang dilakukan Pemkab untuk menekan angka Covid-19.
Gandeng Kreator Video
Dandim 0725/Sragen Letkol Infanteri Anggoro Heri Pratikno mengatakan pihaknya melakukan monitoring setiap hari. Menerjunkan 150 personel yang tersebar di 20 kecamatan. Danramil setiap hari berkeliling melakukan patroli ketaatan masyarakat. Bataliyon 408 Raider Sragen juga mempersiapkan sebanyak 400 personel berjaga atau bersiap setiap harinya.
"Patroli rutin yang dilakukan setiap hari di setiap kecamatan. Selain itu kami juga turut mensosialisasikan atau mengampanyekan Prokes kepada masyarakat," katanya. Bahkan Dandim telah bekerjasama dengan konten kreator Sragen untuk membuat video-video pendek menyasar seluruh lapisan masyarakat terlebih kaum milenial.
Jemput Warga
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan pihaknya menyelaraskan Pandemi Covid-19 dengan kehidupan masyarakat terutama dalam menjaga tingkat perekonomian. Oleh karenanya, pihaknya lebih fokus dan spesifik penanganan seperti pusat-pusat kegiatan masyarakat. Kapolres telah berkoordinasi dengan seluruh Kapolsek untuk mendata kegiatan masyarakat.
Terlebih hajatan pernikahan, serta tempat-tempat pagelaran seni budaya yang sementara ini harus dibatasi. Di tempat-tempat tersebut pihaknya melakukan testing swab antigen. Polres Sragen bersama Kodim 0725/Sragen Bataliyon 408 Raider secara khusus membentuk tim penjemputan kepada masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19.
Mereka akan dibawa ke tempat isolasi terpusat yakni di Gedung Technopark. Penjemputan ini akan dilakukan apabila pasien Covid-19 tidak bisa dilakukan penyampaian persuasif. "Keselamatan rakyat itu adalah hukum tertinggi, kita harus bisa memaksa sedemikian rupa untuk kepentingan bersama," kata Kapolres. (Mahfira Putri Maulani)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved