Breaking News:

Berita Video

Video Alun-alun Hanggawana Slawi Sepi Aktivitas Minggu Pagi

Gerakan Kabupaten Tegal Bangkit Melawan Covid-19 yang kemudian diperkuat dengan adanya Peraturan Bupati (Perbup) no 42 tahun 2021

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: abduh imanulhaq

Contohnya seperti yang terlihat di Objek Wisata Guci, meski masih banyak pengunjung yang tidak mengetahui tentang penutupan sementara area wisata dan pada akhirnya antre di depan pintu masuk untuk putar balik. 

Namun saat memasuki area wisata kondisi sepi dan lengang dari aktivitas. Kios-kios pedagang tutup dan hanya terdapat warga lokal, pengelola wisata, dan lainnya yang melakukan kegiatan bersih-bersih.

"Selama penutupan sementara, kami manfaatkan untuk kegiatan bersih-bersih lingkungan dan lain-lain. Ada juga penyemprotan disinfektan terutama di area publik, bekerja sama dengan organisasi sekitar, warga, dan paguyuban pedagang. Harapannya setelah kembali dibuka sudah jauh lebih bersih, nyaman, dan aman," ujar Kepala UPTD Objek Wisata Guci, Ahmad Hasib.

Berikut beberapa poin peraturan inti yang ada dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 42 tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal

-Perorangan/masyarakat saat keluar rumah wajib memakai masker dengan benar yaitu menutup area hidung dan mulut. 

-Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum: wajib melakukan sosialisasi dan edukasi tentang Covid-19. 

Menyiapkan sarana dan prasarana, wajib mengenakan masker, melakukan peraturan jaga jarak, melakukan pembersihan dan disinfektan secara berkala, dan lain-lain. 

-Pelanggar perorangan ditetapkan denda administratif paling banyak Rp 100 ribu. 

-Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum, pertama teguran tertulis, denda administratif, pencabutan izin usaha sementara selama 7 hari, atau penghentian, penutupan usaha. 

-Bagi pelaku usaha mikro dikenakan sanksi denda minimal Rp 50 ribu sampai dengan Rp 200 ribu, usaha kecil atau menengah mulai dari Rp 200 ribu sampai dengan Rp 1 juta, dan usaha skala besar dari Rp 1 juta sampai dengan Rp 5 juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved