Breaking News:

Covid-19 Masih Menyebar Cepat dengan Banyak Mutasi, Pasien Varian Delta Lebih Kesakitan

varian yang terus menyebar ke seluruh dunia ini disebut lebih membuat pasien menderita. Pasien yang terinfeksi varian Delta menjadi lebih sakit.

Editor: Vito
CDC
Ilustrasi virus corona atau covid-19 jenis baru 

TRIBUNJATENG.COM, WUHAN - Virus corona masih mengganas di berbagai negara, dengan munculnya berbagai varian baru akibat mutasi, khususnya varian delta yang awalnya diidentifikasi di India.

Varian itu telah memicu kekhawatiran baru karena penyebarannya yang dinilai cepat dan masif. Hingga saat ini, sudah ada 74 negara yang dilaporkan telah terdeteksi oleh varian tersebut.

Mengutip The Guardian, wabah varian delta itu sudah dikonfirmasi di China, AS, Afrika, dan negara-negara di lingkar pasifik, termasuk Indonesia. Para ilmuwan juga melaporkan varian itu lebih menular bahkan menyebabkan penyakit yang lebih serius.

Para dokter di China menyebut, gejala varian delta yang pertama kali terdeteksi di India, berbeda dan lebih berbahaya daripada versi asli virus corona.

Menurut dokter di China, varian yang terus menyebar ke seluruh dunia ini, dilansir The New York Times, disebut lebih membuat pasien menderita.

Para dokter menemukan bahwa pasien yang terinfeksi varian Delta menjadi lebih sakit. Kondisinya pun memburuk dengan lebih cepat.

Dalam laporan terbaru, sebanyak 12 persen pasien di China mengalami sakit parah atau kritis. Ini terjadi dalam 3-4 hari sejak gejala pertama kali muncul.

Direktur pengobatan perawatan kritis di Universitas Sun Yat-sen Guangzhou, Guan Xiangdong menyebut, sebelumnya kondisi pasien corona di China tak pernah separah ini.

"Sebelumnya, hanya 2 atau 3 persen pasien yang menjadi sakit parah atau kritis dalam jangka waktu tersebut, dengan jumlah yang terkadang meningkat hingga 10 persen," ujarnya.

Empat perlima dari kasus bergejala dilaporkan mengalami demam. Meski demikian, mereka menyatakan bahwa statistik itu masih belum sepenuhnya jelas kalau dibandingkan dengan versi virus lain.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved