Berita Semarang

Jurusan PKK Unnes Munculkan Ide Kreatif dan Inovatif Melalui Gelar Karya 2021

Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Unnes Gelar Karya secara daring.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Jurusan PKK Unnes Munculkan Ide Kreatif dan Inovatif Melalui Gelar Karya 2021
Istimewa
- Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengadakan Gelar Karya secara daring, Selasa (15/6/2021).

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengadakan Gelar Karya secara daring, Selasa (15/6/2021). Kegiatan tersebut juga diikuti secara virtual oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno.

Melalui acara tersebut, mahasiswa Prodi PKK, Prodi Pendidikan Tata Kecantikan, Prodi Pendidikan Tata Boga dan Prodi Pendidikan Tata Busana memamerkan kreasinya masing-masing.

Ketua Jurusan PKK FT Unnes, Sri Endah me

Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan sambutan dalam acara Gelar Karya 2021 yang digelar mahasiswa jurusan PKK FT Unnes secara daring, Selasa (15/6/2021).
Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan sambutan dalam acara Gelar Karya 2021 yang digelar mahasiswa jurusan PKK FT Unnes secara daring, Selasa (15/6/2021). (Istimewa)

ngatakan Gelar Karya 2021 yang mengangkat tema "Transformasi Budaya Nusantara di Era New Normal" sebagai upaya untuk mengangkat kebudayaan Indonesia yang telah ditransformasi atau dimodernisasi ke era new normal di tengah pandemi Covid-19.

"Salah satu yang membuat event ini patut mendapat perhatian adalah ide kreativitas mahasiswa benar-benar tampak. Apalagi kehidupan baru diera New Normal ini menjadikan mahasiswa Jurusan PKK dituntut untuk melakukan inovasi dan kreatifitas melalui karya busana, kecantikan, dan boga di Era New Normal," kata Sri Endah.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berbagai karya yang ditampilkan seperti mahasiswa Prodi Pendidikan Tata Kecantikan yang membawakan karya dengan tema mengingat kembali cerita rakyat Indonesia di era new Normal.

Di antaranya cerita rakyat Danau Toba, Maling Kundang, Kawah Sikidang, Baru Klinting, Candi Prambanan, Gunung Tangkuban Parahu, dan masih banyak lagi cerita rakyat di digambarkan dalam karya tersebut.

"Selain itu, mahasiswa prodi Tata Boga juga menampilkan karya berupa olahan rempah dalam kudapan dan minuman Nusantara di era New Normal," lanjutnya.

Rektor Unnes, Fathur Rokhman mengatakan, kreativitas merupakan anugerah terindah. Melalui insan kreatif tercipta karya-karya monumental.

"Covid-19 tidak menghalangi mahasiswa Unnes untuk berkarya. Inilah semangat yang diusung oleh jurusan PKK dalam menyelenggarakan sebuah gelar karya 2021," katanya.

Prof Fathur menambahkan, kegiatan tersebut adalah prestasi yang luar biasa dari mahasiswa Jurusan PKK, yang ingin menghadirkan kreativitas mereka yang diperoleh melalui perkuliahan dan juga melalui sinergi dengan berbagai instansi.

"Saya merasa bangga dengan prestasi ini dan semoga ini bisa menginspirasi bagi mahasiswa Unnes dan juga mahasiswa-mahasiswa di Indonesia," tandasnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak sangat luar biasa di berbagai aspek salah satunya adalah sektor pariwisata, ekonomi kreatif dan bidang seni budaya nusantara.

Sandiaga Uno mengatakan, selama pandemi kehidupan seni budaya harus sempat terhenti. Padahal seni budaya tidaklah sekadar hiburan semata, tetapi juga sebagai alat pemersatu bangsa.

"Pemersatu bangsa dapat dilakukan dengan suguhan kearifan lokal yang harus terus diperkenalkan dan dilestarikan ke generasi penerus bangsa kita," jelasnya.

Untuk itu, Sandiaga Uno ingin membangkitkan kembali sektor Parekraf yang sempat terpuruk dengan melakukan 3 strategi utama yaitu inovasi, adaptasi, serta kolaborasi.

Inovasi diterapkan melalui pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan event online maupun hybrid. Adapun adaptasi dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan CHSE sehingga event-event budaya nusantara di Indonesia bisa terselenggarakan dengan lebih aman dan nyaman.

"Sedangkan Kolaborasi diterapkan dengan adanya kerja sama antar stakeholder, sinergi dalam penyelenggaraan event saat ini sehingga pentahelic bisa diimplementasikan dengan optimal dan maksimal," tuturnya.

Sandiaga berharap kegiatan ini dapat berkontribusi dalam pengembangan pengetahuan para mahasiswa Indonesia serta mampu menjadi sarana pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved