Breaking News:

Berita Karanganyar

6 Pesilat Karanganyar Ngamuk Rusak Rumah Warga, Tak Terima Logo Perguruan Diejek di Story Whatsapp

Motif pesilat ngamuk di Dusun Dersono, RT 02/RW 04, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar beberapa waktu lalu terungkap. 

Editor: galih permadi
TribunSolo.com/Fristin Intan Sulistyowati
Barang Bukti perusakan rumah di Mojogendang, Karanganyar, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR -  Motif pesilat ngamuk di Dusun Dersono, RT 02/RW 04, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar beberapa waktu lalu terungkap. 

Ternyata kejadian pengerusakan yang dilakukan oleh para pesilat tersebut berawal dari ejekan di story WhatsApp. 

Mereka yang tersulut emosi lalu datang dan merusak rumah serta sepeda motor warga Dusun Dersono, tempat orang yang mengunggah story WA tinggal.

Dari kasus ini, Polisi mengamankan 6 tersangka pengerusakan rumah di Mojogedang tersebut. 

Mereka adalah D (19), BB (21), SRY (29), RPO (21), dan DPI (26) warga Mojogedang, serta RK (20) warga Karangpandan.

Selain para tersangka pengerusakan, Polisi juga mengamankan DT (20) warga Mojogedang, Karanganyar yang mengunggah status mengejek logo perguruan silat dan memicu pesilat ngamuk. 

Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito mengatakan, benar ada enam pesilat diamankan lantaran merusak rumah warga. 

Mereka mengamuk lantaran logo perguruan silat mereka diejek oleh seorang berinisial DT (20). 

"Mereka itu merusak rumah warga, saat ini tersangka," kata Kompol Purbo, Rabu (16/6/2021).

Barang bukti yang diamankan adalah batu batu, bongkahan cor, pecahan genting, pecahan kaca rumah, sepeda motor rusak dan visum dari Puskesmas Mojogedang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved