Breaking News:

Berita Regional

Anies Baswedan Dinilai Kehilangan Fokus Untuk Kendalikan Covid-19 di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai kehilangan fokus dalam mengendalikan Covid-19 di Jakarta

Editor: m nur huda
Istimewa
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menghadiri panen raya padi di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Jumat (16/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai kehilangan fokus dalam mengendalikan Covid-19 di Jakarta.

Alih-alih mengetatkan pengawasan, Anies dan jajarannya sibuk mengurus jalur road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang yang berujung pada polemik di masyarakat.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad.

Dia menyebut, seolah-olah Pemprov DKI juga angkat tangan dan berserah pada masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Padahal penegakkan hukum harus terus dilakukan demi menghindari ledakan kasus Covid-19 di Jakarta seperti saat ini.

“Jakarta gagal mengantisipasi kenaikan kasus. Di saat kasus Covid-19 meledak, Gubernur Anies malah kehilangan fokus dan lebih sibuk dengan road bike serta safari politik,” ujar Idris pada Rabu (16/5/2021).

Menurutnya, Pemprov DKI harusnya menegakkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, sehingga tidak terjadi kerumunan ataupun klaster-klaster baru.

Baik di lingkungan permukiman, tempat usaha maupun perkantoran.

“Aturan batas kapasitas 50 persen tidak lagi diawasi, aturan kerja di rumah tidak dipantau sehingga kembali muncul klaster perkantoran dan kerumunan di mana-mana,” jelas Idris.

Selain itu pelaksanaan mikro lockdown di RT yang masuk zona merah juga kerap diabaikan karena minimnya pengawasan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved