Breaking News:

Berita Kebumen

Antisipasi Bencana Kebakaran, di Kebumen Ada Relawan Kebakaran Terlatih

Musim kemarau meningkatkan risiko bencana, yang biasanya diwarnai rentetan kejadian kebakaran. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Istimewa
Bupati Kebumen Arif Suriyanto mengecek kondisi mobil pemadam kebakaran. 

TRIBUNBANYUMAS. COM, KEBUMEN - Musim kemarau meningkatkan risiko bencana, termasuk kebakaran. Tak ayal, musim kemarau biasanya diwarnai rentetan kejadian kebakaran. 

Petugas pemadam kebakaran pun dituntut lebih siaga untuk mengantisipasi kejadian kebakaran di wilayahnya. 

Bupati Kebumen Arif Suriyanto menyampaikan, peran pemadam dinilai sangat penting, dan sangat dibutuhkan ketika terjadi kebakaran. Apalagi jumlah populasi penduduk semakin meningkat, sehingga potensi kebakaran juga semakin tinggi. 

Penduduk Kebumen saat ini ada sekitar 1,4 juta jiwa. Untuk itu, sinergitas dan kesiapsiagaan dari pemadam kebakaran sangat dibutuhkan. Masalahnya, sarana dan prasarana dari pemadam kebakaran di Kebumen masih sangat terbatas.

‘’Untuk itu perlu kekompakan dari semua element. Mulai dari TNI, Polri,  relawan dan masyarakat itu,’’ ujarnya, Rabu (16/6/2021) 

Arif menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kebumen saat ini mulai meningkatkan posko pemadam kebakaran, semisal di Kecamatan Prembun, Petanahan, dan Gombong. Cara ini untuk semakin mendekatkan petugas dan sarana pemadam dengan tempat kejadian. 

Disisi lain, Bupati melihat kondisi mobil dinas pemadam kebakaran saat ini dinilai kurang layak. Pihaknya bakal segera mengganti dengan mobil yang baru. 

Kepala Satuan Polisi Pramong Praja Kebumen Agung Pambudi mengatakan, guna mendukung sinergitas tersebut, Pemadam Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kebumen telah melaksanakan Sekolah Tanggap Bahaya Kebakaran (Sega Bakar) bagi Relawan Pemadam Kebakaran di beberapa kecamatan. 

Di Kecamatan Karanggayam misalnya, terdapat  28 Relawan Pemadam Kebakaran, di Kecamatan Sempor sebanyak 32 Relawan, serta di Kecamatan Ambal ada 50 Relawan Pemadam Kebakaran

Menurut Kasi Pemadam Kebakaran Teguh Sumarno, kondisi kendaraan Damkar sebagian besar memang sudah sudah tua.

Para petugas setiap hari selalu rajin mengecek agar ketika dibutuhkan bisa segera digunakan.  Ke depan pihaknya berharap, Damkar Kebumen memiliki bengkel sendiri, sehingga bisa melakukan perbaikan sendiri saat mobil atau peralatan damkar mengalami kerusakan. 

‘’Beruntung para petugas memiliki keahlian tersendiri sehingga kerusakan kerusakan kecil bisa segera ditanggulangi," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved