Breaking News:

Berita Nasional

BIN Deteksi Ada Satelit Asing yang Lakukan Mata-mata di Indonesia

Badan Intelijen Negara (BIN) mendeteksi adanya satelit asing yang melakukan mata--mata terhadap Indonesia.

Editor: m nur huda
HO-BIN
Badan Intelijen Negara (BIN) 

TRIBUNJATENG.COM - Badan Intelijen Negara (BIN) mendeteksi adanya satelit asing yang melakukan mata--mata terhadap Indonesia.

Namun, BIN tidak merinci dan menyebut peralatan negara milik instansi mana yang dimata-matai satelit asing tersebut.

Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto mengatakan permasalahan tersebut perlu menjadi perhatian bersama supaya ke depannya tidak terjadi kebocoran.

Baca juga: Megawati Sarankan BIN Gunakan Strategi Gerilya untuk Buru KKB Papua

Baca juga: Menkes: Diperlukan Kemampuan Intelijen TNI dan Polri dalam Perang Lawan Covid-19

Baca juga: Intelijen Jepang Sebut Kim Jong Un Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 dari China

"Ini harus menjadi perhatian kita semua bagaimana bisa menciptakan satelit sendiri sehingga tidak bergantung kepada satelit pihak lain yang akhirnya terjadi kebocoran-kebocoran," ujar Wawan saat diskusi virtual Persatuan Alumni GMNI, Selasa (15/6/2021).

Selain itu, Wawan juga mengingatkan agar semua pihak benar-benar bisa memperhatikan sistem keamanan nasional.

"Jadi penguasaan teknologi menjadi demikian penting supaya semua pihak memperhatikan dari sistem keamanan nasional," ujar dia.

Menurut Wawan, saat ini ancaman paling nyata di dalam negeri adalah soal radikalisme. Media sosial kata dia yang menjadi alat penyebarannya.

"Masalah radikalisme, media sosial disinyalir menjadi inkubator radikalisme, khususnya generasi muda. Kecenderungan ini dikuatkan survei BNPT terbaru bahwa 85 persen generasi milenial rentan terpapar radiklisme. Kondisi ini patut menjadi perhatian bersama mengingat Indonesia sedang menghadapi bonus demografi," ujar Wawan.

Ancaman lain yang patut diperhatikan yakni mengenai gerakan separatisme di Papua.

Wawan menyebut, separatisme di Papua merupakan salah satu ancaman yang dapat menciptakan disintegrasi bangsa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved