Breaking News:

Pendidikan

Dukung Program Kampus Merdeka, Widya Security Jalin Kerjasama dengan Unisbank Semarang

Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang menjalin kerjasama dengan Widya Security, startup yang bergerak di jasa cyber security.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
Istimewa
Dekan Fakultas Teknologi Informasi Unisbank Semarang, Kristophorus Hadiono (kiri) dan Chief Technology Officer (CTO) Widya Security, Tri Febrianto (kanan), menunjukkan perjanjian kerjasama usai ditandatangani, kemarin. (*Ist 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang menjalin kerjasama dengan Widya Security, startup yang bergerak di jasa cyber security.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Unisbank dengan Widya Sexurity. Kerjasama tersebut dalam hal pemberian materi perkuliahan bidang cyber security.

Chief Technology Officer (CTO) Widya Security, Tri Febrianto mengatakan, banyaknya kasus peretasan yang terjadi di dunia dan di Indonesia khususnya akhir-akhir ini membuat Widya Security bereaksi.

"Kita ingin membantu mencetak cyber security squad di Indonesia, dan hal ini juga sejalan dengan program Mendikbud yaitu Kampus Merdeka," kata Tri Febrianto, dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).

Saat ini, hampir semua orang di belahan dunia sangat bergantung kepada teknologi. Mulai dari level individu hingga institusi pemerintah, semuanya memanfaatkan internet atau jaringan untuk melakukan semua kegiatannya.

Namun, internet atau jaringan seringkali mempunyai celah keamanan yang bisa dieksploitasi oleh hackers. Lebih buruknya lagi, para hackers juga tidak henti-hentinya berinovasi dalam mengembangkan banyak jenis serangan digital yang lebih berkualitas dan sangat sulit dideteksi.

Menurut Dekan Fakultas Teknologi Informasi Unisbank Semarang, Kristophorus Hadiono, kasus-kasus cyber crime yag berkaitan dengan data pasti dalam bentuk gunung es, hanya sedikit yang terekspose dan penangannya masih belum bisa memberikan kepastian bagi user dan end user.

Kristophorus menambahkan, tren ke depannya sistem informasi akan memadukan tekhnologi yang muncul dan berkembang saat ini seperti AI, ML, Blockchain, VR, AR, Quantum Computing, Data Learning, Privacy dan Security.

"Paduan tersebut akan memberikan dampak signifikan terhadap user ataupun end user pemakai produk sistem informasi apapun," ujarnya.

Kerja sama ini, katanya, sangat membawa nilai positif yang sejalan dengan program Mendikbud yaitu Kampus Merdeka serta memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang keamanan data.

Terpisah, Kepala Seksi Pengamanan Persandian dan Informasi Pemprov Jateng, Subroto Budhi Utomo mengatakan, adanya kerja sama antara Widya Security dengan Unisbank diharapkan dapat meningkatkan kesadaran di bidang keamanan informasi khususnya pada mahasiswa.

"Sehingga mahasiswa dapat mengetahui prospek ke depannya industri keamanan informasi," katanya.

Subroto melanjutkan, dengan meningkatnya security awarness dan dibarengi dengan rasa tanggung jawab yang tinggi, maka akan memberikan dampak positif dalam menjaga kedaulatan NKRI khususnya serta Provinsi Jawa Tengah umumnya di dunia siber. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved