Breaking News:

Berita Nasional

Megawati Sarankan BIN Gunakan Strategi Gerilya untuk Buru KKB Papua

Megawati Soekarnoputri menyarankan agar Badan Intelijen Negara ( BIN) menggunakan strategi perang gerilya untuk memburu teroris KKB Papua.

Editor: m nur huda
ISTIMEWA
BERDAMPINGAN - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri berjalan berdampingan dalam acara peresmian patung Bung Karno di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Minggu (6/6). 

TRIBUNJATENG.COM - Megawati Soekarnoputri menyarankan agar Badan Intelijen Negara ( BIN) menggunakan strategi perang gerilya untuk memburu teroris KKB Papua.

Alasannya karena para anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua lebih menguasai medan ketimbang TNI-Polri.

Menurut Presiden Ke-lima RI itu, mereka ( KKB Papua) lebih mengetahui jalan-jalan tikus di daerahnya.

Hal ini diungkapkan Megawati saat menyampaikan orasi ilmiah di Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Inilah Sosok Neson Murib Pemasok Senjata KKB Papua Ditangkap Nemangkawi, Bawa Uang Rp 370 Juta

Baca juga: Siapa Pemasok Senjata dan Amunisi ke KKB Papua? Sosok Ini Diduga Pelakunya Sudah Transaksi Rp 1,3 M

Baca juga: Inilah Sosok MT Anggota KKB Papua yang Ditangkap Satgas Nemangkawi

Baca juga: 3 Anggota KKB Papua Tertembak Dalam Kontak Senjata dengan TNI-Polri di Distrik Ilaga Puncak

Dalam kesempatan itu, Megawati pun memberikan saran kepada Kepala BIN Budi Gunawan menuntaskan konflik di Papua.

Menurut dia, salah satu kesulitan aparat untuk menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, karena mereka lebih mengenal medan.

“Saya bilang di sini ada Pak BIN ya, Pak Budi Gunawan, 'Piye toh yo, yang namanya urusan Papua itu, menurut saya loh, itu kan mereka yang tuan rumah toh, tahu jalan-jalan tikus’,” ucap dia.

Oleh karena itu, Megawati menyarankan Kepala BIN untuk menyiapkan strategi perang gerilya terkait penanganan konflik di Papua.

“Itu yang saya bilang, sangat perlu strategi yang namanya strategi perang gerilya.

Naik pohon bisa, opo bisa, saya tahu, apalagi yang di pegunungan itu,” tuturnya dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Megawati Mengaku Pernah Minta Jokowi Tambah Personel TNI-Polri', Rabu (16/6/2021).

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved