Breaking News:

Berita Solo

Penemuan Jenazah di Kolong Jembatan Karanganyar, Polisi Sebut Pelaku di Bawah Pengaruh Miras

Kepolisian menyebutkan pelaku menganiaya Ridwan (19), warga Jumapolo di bawah pengaruh minuman keras.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kepolisian menyebutkan pelaku menganiaya Ridwan (19), warga Jumapolo di bawah pengaruh minuman keras.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito didampingi Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein usai konferensi pers di Kantor Satreskrim Polres Karanganyar, Rabu (16/6/2021). 

Seperti diketahui bersama, mayat Ridwan pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di Jembatan Tugu Jumantono perbatasan Karanganyar-Polokarto Sukoharjo pada Senin (17/5/2021).

Di sekitar lokasi polisi menemukan sepeda motor matic milik Ridwan. 

Baca juga: Berkunjung ke Kebon Duren Kota Semarang, Nikmati Sepuasnya Varian Durian dari Berbagai Daerah

Baca juga: Jual Mobil Motor Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas Rabu 16 Juni 2021

Baca juga: 7 Anggota Satgas TMMD di Kelurahan Pajang Surakarta Ikuti Isolasi di Rumkitlap Benteng Vastenburg. 

Semula Ridwan diduga merupakan korban kecelakaan tunggal.

Akan tetapi setelah dilakukan pengembangan oleh kepolisian diketahui Ridwan merupakan korban penganiayaan. 

Polisi telah bekerja sama dengan Tim Forensik RSDM Solo guna melakukan autopsi terhadap jenazah Ridwan pada Kamis (27/5/2021).

Autopsi dilakukan guna memastikan penyebab kematian Ridwan.

Pasalnya dari hasil pemeriksaan, pelaku menganiaya korban menggunakan tangan kosong. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved