Breaking News:

Berita Karanganyar

29 Warga Positif Corona, Satu Gang Kampung di Selokaton Gondangrejo Karanganyar Ditutup

Satu gang kampung di Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar ditutup sementara.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Petugas melakukan penyemprotan desinfektan di sekitar gang kampung di Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar yang ditutup sementara. 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Satu gang kampung di Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar ditutup sementara, menyusul adanya enam orang warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar per Kamis (17/6/2021) tercatat ada 29 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Desa Selokaton. 

Camat Gondangrejo, Rusmanto menyampaikan, mayoritas warga tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah. Sedangkan di gang kampung yang ditutup sementara ada 6 orang yang menjalani isolasi mandiri. 

Baca juga: Polisi Ringkus Penjual Online Asal Pati, Transaksi Fiktif di Marketplace, Raup Cashback Rp 54 Juta

Baca juga: Cerita AH Tertipu Pekerjaan, Dikira Kerja di Spa Ternyata Jadi PSK Online Michat: Kabur Lompat Pagar

"Penutupan dilakukan oleh RT setempat setelah berkoordinasi dengan pihak desa," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (18/6/2021). 

Dia menuturkan, Satgas Covid-19 tingkat kecamatan telah melakukan pemantauan terhadap warga yang menjalani isolasi mandiri di wilayah tersebut. Jogo tonggo telah aktif membantu warga yang menjalani isolasi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. 

Di sisi lain, penyemprotan desinfektan juga telah dilakukan di wilayah tersebut. Rusmanto menjelaskan, akses kampung itu akan dibuka kembali setelah warga yang menjalani isolasi mandiri dinyatakan sembuh. 

"Akhir-akhir ini cukup tinggi (kasus Covid-19). Karena pendatang akhirnya menyebar ke anggota keluarga," ucapnya. 

Baca juga: Jadwal Lengkap Copa America 2021 Besok Pagi, Big Match Argentina Vs Uruguay dan Chile Vs Bolivia

Baca juga: Penampakan Ciamik Mobil Honda N7X di Semarang, Jangan Tanya Harga

Dia meminta kepada Satgas Covid-19 tingkat desa supaya lebih memperketat penerapan protokol kesehatan. Seperti soal penyelenggaraan hajatan.

Sesuai dengan aturan baru, hajatan yang semula diperbolehkan menggunakan konsep piring terbang kini harus dirubah dengan konsep banyu mili. Serta tidak menyediakan kursi tamu serta hidangan bagi tamu dibungkus untuk dibawa pulang. 

"Kamu sudah koordinasi dengan Kades supaya diteruskan. Hajatan menggunakan sistem banyu mili," jelasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved