Breaking News:

Berita Internasional

Palestina Batalkan Penerimaan 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Pfizer Hampir Kedaluarsa dari Israel

Pemerintah Palestina membatalkan penerimaan bantuan satu juta dosis vaksin hampir kedaluwarsa dari Israel.

Editor: m nur huda
AP PHOTO/PAUL SANCYA
Papan nama perusahaan The Pfizer Global Supply di Portage, Michigan, Amerika Serikat, yang dipotret pada Jumat (11/12/2020). Vaksin Pfizer-BioNTech didistribusikan ke seluruh AS dan mulai disuntik pada Senin (14/12/2020) ke 3 juta orang di gelombang pertama. 

TRIBUNJATENG.COM, RAMALLAH - Pemerintah Palestina membatalkan penerimaan bantuan satu juta dosis vaksin hampir kedaluwarsa dari Israel.

Sebelumnya, "Negeri Zionis" menyatakan mereka bakal mengirimkan ke Ramallah untuk mempercepat vaksinasi di sana.

Imbalannya, Otoritas Palestina (PA) akan memberikan Tel Aviv vaksin baru jenis Pfizer dengan jumlah sama yang bakal diterima tahun ini.

Namun dalam keterangan pejabat Palestina, saat gelombang pertama tiba, mereka mengetahui ternyata obatnya hampir kedaluwarsa.

PA menerangkan mereka tidak punya cukup waktu untuk menggunakannya, sehingga harus mengembalikannya.

Juru bicara Ibrahim Melhem mengatakan, awalnya mereka menerima 90.000 dosis dari Israel sebagai gelombang pertama.

Dilansir BBC Jumat (18/6/2021), ternyata vaksin tersebut gagal memenuhi spesifikasi yang tertera di kesepakatan.

"Perdana Menteri Mohammad Shtayyeh menginstruksikan kepada kementerian kesehatan untuk membatalkannya," kata Melhem.

Dalam rilis yang dipublikasikan Wafa, Melhem menegaskan mereka tidak mau menerima obat yang hampir tidak bisa dipakai.

Karena itu, Melhem menyatakan mereka akan menunggu kiriman yang Palestina pesan langsung dari Pfizer.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved