309 Warga Kudus Keluar Asrama Haji Donohudan, Dinyatakan Sudah Sembuh Corona
Warga Kudus yang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan sudah banyak yang sembuh.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis: Rifqi Gozali
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Warga Kudus yang menjalani isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan sudah banyak yang sembuh.
Tercatat, sehari yang lalu telah dipulangkan sebanyak 309 warga Kudus.
"Warga sebanyak itu terdiri atas 165 laki-laki dan 144 perempuan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kudus, Badai Ismoyo, dalam keterangannya.
Warga yang dipulangkan tersebut dari sembilan kecamatan yang ada di Kudus.
Sesampainya di Rusunawa Bakalankrapyak, mereka langsung diantar ke desa masing-masing.
Mereka yang dipulangkan itu dinyatakan sembuh setelah selesai menjalani isolasi dan swab polimerase chain reaction (PCR) hasilnya negatif.
Meski begitu, terdapat dua warga yang masih positif turut dipulangkan menggunakan ambulans khusus.
Sebab saat isolasi di Donohudan mereka bersama suami atau istrinya.
Ternyata pasangannya telah dinyatakan negatif.
Setelah sampai di Kudus, kedua warga itu pindah menjalani isolasi di Rusunawa.
Sepekan sebelumnya juga telah dipulangkan sebanyak 98 warga Kudus dari Asrama Haji Donohudan.
Sementara dari data Dinas Kesehatan, saat ini masih tersisa 111 warga Kudus yang menjalani isolasi di Donohudan.
Dari seluruh warga Kudus yang isolasi di Donohudan yang dirujuk ke rumah sakit sebanyak 19 orang karena mengalami penurunan kondisi kesehatan.
Sementara, tiga orang yang menjalani isolasi di sana meninggal dunia.
Belakangan Pemkab Kudus tidak lagi memberangkatkan warganya untuk menjalani isolasi terpusat di Donohudan.
Sejumlah tempat telah disiapkan untuk isolasi terpusat di Kudus.
Misalnya di Rusunawa Bakalankrapyak yang saat ini telah dihuni oleh 38 warga Kudus yang isolasi.
Akbid Kudus yang saat ini telah diisi 23 orang.
Selain itu, Diklat Sonyawarih di Desa Menawan juga telah disiapkan.
Sejumlah desa juga telah menyiapkan isolasi terpusat.
Untuk itu, Bupati Kudus HM Hartopo meminta peran aktif kepala desa maupun camat untuk memperhatikan setiap warga yang sedang menjalani isolasi.
Kalau memang ada warga yang menjalani isolasi mandiri dan masih tinggal bersama anggota keluarga yang negatif, maka disarankan untuk pindah ke tempat isolasi terpusat.
Sementara diketahui, sampai saat ini kasus aktif Covid-19 di Kudus masih terbilang tinggi.
Sampai pada 19 Juni 2021, terdapat 2.138 warga yang terpapar Covid-19.
445 di antaranya tengah dirawat di rumah sakit.
Sedangkan yang isolasi mandiri masih terdapat 1.503 warga dan isolasi terpusat terdapat 190 warga.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/warga-kudus-keluar-asrama-haji-donohudan.jpg)