Breaking News:

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Perlu Antisipasi Potensi RS Kolaps

rumah sakit diimbau bisa membuka seluruh ruang perawatan khusus covid-19 saat terjadi lonjakan kasus di daerah.

Editor: Vito
ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI
Dua orang tenaga kesehatan beristirahat sejenak saat menunggu pasien di ruang isolasi COVID-19 Rumah Sakit Umum (RSU) Dadi Keluarga, Kabupetan Ciamis, Jabar, baru-baru ini. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Pandu Riono mengatakan, terjadinya lonjakan kasus harian covid-1 di Indonesia beberapa waktu terakhir disebabkan mobilitas penduduk dan varian baru virus corona yang lebih cepat menular.

"Dua kombinasi ini mendorong lonjakan kasus covid-19 sangat tinggi sekarang," katanya, saat dihubungi Kompas.com, pekan lalu.

Menurut dia, akibat lonjakan kasus covid-19, di sejumlah daerah sudah banyak ditemukan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang kesulitan menampung pasien covid-19.

Ia pun meminta pemerintah melakukan upaya serius agar rumah sakit (RS) tidak kolaps. Selain itu, Pandu setuju dengan adanya usulan penghapusan libur panjang selama pandemi, meski akan sulit mewujudkannya, karena pemerintah ingin memulihkan ekonomi.

"Iya libur panjang sudah enggak boleh ada lagi, libur panjang, tapi kan untuk memulihkan ekonomi, jadi kan masalahnya kita masih mendua ini (tidak fokus-Red)," tukasnya.

Adapun, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengimbau rumah sakit bisa membuka seluruh ruang perawatan khusus covid-19 saat terjadi lonjakan kasus di daerah.

Penambahan ruang rawat dianggap sebagai antisipasi lonjakan kasus, sehingga RS tidak kolaps menangani pasien covid-19.

"Antisipasi peningkatan laju kasus, RS harus mengonversi tempat perawatannya menjadi tempat perawatan covid-19, bisa sampai 100 persen (khusus untuk covid-Red) jika memang diperlukan ," katanya, dikutip CNNIndonesia.com, Minggu (20/6).

Nadia juga mengimbau agar dinas kesehatan di daerah membuat sistem rujukan antar-RS, baik swasta dan RS pemerintah dalam menangani pasien covid-19 agar lebih efektif.

Adapun, manajemen rumah sakit (RS) kini mengalami dilema di tengah lonjakan kasus covid-19 yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved