Breaking News:

Berita Karanganyar

Petugas Terbatas, Kalakhar BPBD Karanganyar Turun Tangan Memakamkan Jenazah Pasien Covid-19

Kalakhar BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto terjun langsung dalam tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Desa Sedayu Kecamatan Jumantono Kab

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kalakhar BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto terjun langsung dalam tim pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 di Desa Sedayu Kecamatan Jumantono Kabupaten Karanganyar, Sabtu (19/6/2021) malam.

Dari pantauan di rumah duka, terlihat beberapa personel termasuk Sundoro sapaan akrabnya sedang bersiap menjalankan tugas membantu memakamkan laki-laki usia 63 tahun yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Laki-laki itu meninggal dunia pada hari ini.

Setelah mengenakan APD lengkap, tim dari Satgas BPBD dan relawan langsung menjalankan tugas masing-masing.

Sebagian personel melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan, sedangkan sisanya memandikan dan mengkafani jenazah.

"Tadi karena keterbatasan anggota Satgas kami dan relawan, juga karena waktu mendadak. Malam hari ini ada dua (pemulasaraan) secara bersamaan. Yang ada di kantor kami kerahkan. Kebetulan saya pas piket, juga termasuk dua srikandi (perempuan) diterjunkan," kata Sundoro kepada Tribunjateng.com.

Sebelum dibawa menggunakan ambulance PMI ke lokasi makam, jenazah disalatkan terlebih dahulu di halaman rumah duka. Lokasi pemakaman tidak begitu jauh dari rumah duka.

Sundoro menuturkan, tergabung dalam tim pemulasaraan kali pertama ini merupakan pengalaman berharga dan menarik. Begitu juga bagi dua perempuan dari Satgas BPBD.

"Yang semula hanya sebagai koordinator, mengawasi. Kami terjun langsung," ucapnya.

Meski baru pertama kali tergabung dalam tim pemulasaraan, Kalakhar BPBD itu tidak mengalami kendala berarti baik dalam proses menggotong peti jenazah hingga memasukannya ke dalam liang lahat menggunakan tali.

Dia mengungkapkan, berdasarkan data memang ada kenaikan jumlah warga terpapar Covid-19 yang meninggal dunia di Karanganyar.

"Data dua minggu lalu ada 25 pemakaman. Pekan ini 38. Total dari Januari 2021 hingga saat ini ada 235 (pemulasaraan)," terangnya.

Seiring meningkatnya kasus warga terpapar Covid-19 yang meninggal dunia, dia berpesan kepada personel supaya tetap menjaga kesehatan dan imunitas tubuh dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas. (Ais)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved