Breaking News:

Purbalingga Terapkan PPKM Mikro Mulai 21 Juni 2021, Tidak Boleh Hajatan, Ada Jam Malam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memperketat Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi. 

Penulis: Permata Putra Sejati 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memperketat Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Nomor 300/11411 15 Juni 2021, terkait ketentuan pokok yang harus dipatuhi masyarakat. 

PPKM Mikro ini akan diterapkan selama kurang lebih dua minggu, mulai 21 Juni 2021 hingga 5 Juli 2021.

"Mulai Senin 21 Juni 2021 kita akan melakukan upaya pengetatan terkait dengan aturan PPKM yang baru. 

Kegiatan kemasyarakatan terutama yang potensi mengundang banyak orang atau kerumunan tidak diperkenankan," katanya, kepada Tribunjateng.com, Minggu (20/6/2021). 

Diantaranya hajatan, baik pesta pernikahan maupun sunatan, acara keagamaan, atau acara seni dan budaya. 

"Acara pernikahan boleh dilakukan, namun, sebatas ijab kabul dan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA)," katanya. 

Jam malam di Purbalingga diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB - 04.00 WIB.

Pengecualian bagi kegiatan strategi seperti pasar, apotek, puskesmas, klinik, dan sarana komunikasi dan energi kelistrikan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved