Breaking News:

Tuti Nusandari Roosdiono

Tuti Nusandari Roosdiono Ingatkan Kembali Pentingnya Informasi & Edukasi Pemilihan Obat

ini sungguh berbahaya, oleh sebab itu sebaiknya ingat beberapa hal ini sebelum membeli obat, yaitu obat asli diproduksi oleh industri farmasi

Editor: abduh imanulhaq
IST
Anggota Komisi IX DPR RI Tuti Nusandari Roosdiono kembali menggelar Kegiatan Komunikasi, Informasi & Edukasi tentang pemilihan obat-obatan dan makanan yang aman dan sesuai anjuran untuk kesehatan, Sabtu (19/6). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Anggota Komisi IX DPR RI Tuti Nusandari Roosdiono kembali menggelar Kegiatan Komunikasi, Informasi & Edukasi tentang pemilihan obat-obatan dan makanan yang aman dan sesuai anjuran untuk kesehatan, Sabtu (19/6).

Bertempat di aula Balai Desa Lumansari, Tuti bekerjasama dengan BPOM sebagai mitra kerja komisi IX DPR RI.

Dalam sosialisasi, Tuti menyampaikan pentingnya kegiatan ini terutama pada masa pandemi Covid-19 karena kesehatan adalah yang utama, masyarakat harus cermat sebelum memilih obat.

" Jika kurang informasi, bisa berakibat fatal untuk kesehatan. Penting untuk kita tahu apa yang harus diperhatikan dalam pemilihan obat." Ungkapnya.

Turut hadir Murti Komala Dewi, Koordinator Standarisasi Produksi & Distribusi Obat, Bahan Obat, Narkotika, Psikoropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM RI, Akhmat Suyuti, Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kendal, dan Munawir selaku ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Kendal serta Tenaga Ahli Tuti N Roosdiono.

Murti menambahkan saat ini banyak obat palsu yakni obat yang dijual dengan memakai nama produk tapi tidak mempunyai izin yang jelas.

Ini bisa berlaku pada nama merek maupun produk generik, di mana identitas sumbernya disalahartikan dengan cara yang menunjukkan bahwa obat tersebut adalah produk yang disetujui secara asli.

"Ini sungguh berbahaya, oleh sebab itu sebaiknya ingat beberapa hal ini sebelum membeli obat, yaitu obat asli diproduksi oleh industri farmasi dengan alamat jelas, mempunyai nomor izin edar, mempunyai tanggal kedaluwarsa (expired date) yang jelas, mempunyai nomor bets dan identitas produk lainnya," jelasnya.

Acara berlangsung singkat dengan mengunakan prokes ketat yang telah disiapkan oleh panitia.

Sebelum berpamitan Tuti juga mengingatkan untuk selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan 5 M meskipun program vaksinasi sudah berjalan.

"Masyarakat dihimbau segera mendaftar untuk mendapat vaksinasi, mari kita dukung program vaksinasi pemerintah untuk menciptakan imunitas kelompok atau herd immunity," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved