Breaking News:

Berita Salatiga

Ratusan ASN Positif Covid-19, Wali Kota Salatiga Pilih Berlakukan Pegawai Bekerja di Rumah

106 orang pegawai aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Salatiga terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka pun diminta bekerja dari rumah.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga Yuliyanto 

Penulis: M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sebanyak 106 orang pegawai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19).

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan ratusan ASN yang positif Corona itu diduga tertular karena kontak erat dengan pegawai lain terlebih dahulu terpapar Covid-19.

"Total ASN akumulatif ada 106 orang positif yang tersebar pada 16 instansi rata-rata status mereka tenaga kesehatan, kemudian pegawai di kecamatan, dan dinas," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Turut Bawa Kesuksesan AC Milan, Fikayo Tomori Dikontrak Permanen, Masuk Jajaran Bek Termahal

Baca juga: Wibowo Solo Gagal Fokus Gara-gara Susu, Mobil Nyemplung ke Selokan di Tawangmangu Karanganyar

Baca juga: 95 Karyawan Pabrik Sepatu di Jaten Terkonfirmasi Positif Covid-19, Aktivitas Ditutup Sementara

Menurut Yuliyanto, meski ada penambahan pasien Covid-19 yang berasal dari ASN dipastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Ia menambahkan, kantor pelayanan atau instansi yang terdapat ASN positif Covid-19 kebijakan kerja dengan sistem work from home (WFH).

"Kita pilih WFH untuk ASN yang disana (OPD) ada positif Covid-19. Lalu untuk kondisi Rumah Singgah Sehat untuk isolasi pasien dipastikan masih mencukupi. Termasuk, ruang isolasi khusus, stok obat, vitamin, dan oksigen tidak seluruhnya dalam kondisi aman," katanya
Dia mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro dan disiplin menjalan protokol kesehatan.

Baca juga: Masuk Zona Merah Covid-19, Tujuh Objek Wisata di Kendal Ditutup Sementara

Baca juga: SMK Islamic Centre Baiturrahman Semarang Beri Potongan Biaya Bagi Penghapal Alquran dan Berprestasi

Baca juga: Denny Indrayana Kalah Lagi di Pilgub Kalsel, Ajukan Gugatan Lagi ke Mahkamah Konstitusi MK

Lalu, masyarakat yang belum mendapat vaksinasi agar mendaftarkan diri melalui Puskesmas masing-masing. Untuk Puskesmas Tegalrejo, karena ada dua tenaga kesehatan positif sementara pelayanan ditutup.

"Kami berharap masyarakat tidak main-main dengan Covid-19 ini. Saya mohon maskernya, jaga jaraknya, rutin berjemur, makan makanan sehat bergizi diperhatikan," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved