Berita Karanganyar
Ada Tiga Film Pendek, Diskominfo Jateng dan Karanganyar Kampanye Protokol Kesehatan melalui Seni
Diskominfo Jateng bekerja sama dengan Diskominfo Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan nonton bareng secara virtual pertunjukan rakyat.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
Penulis: Agus Iswadi
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng bekerja sama dengan Diskominfo Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan nonton bareng secara virtual pertunjukan rakyat di Ruang Audio Visual Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Karanganyar, Selasa (22/6/2021).
Ada tiga film pendek yang disajikan dalam kesempatan itu, masing-masing berjudul Sorban 5M Ajisaka, Kebelet Vaksin, dan Balik Kanan.
Acara nonton bareng itu disiarkan melalui Zoom dan live streaming di akun Youtube Kabupaten Karanganyar dan Kominfo Jateng.
Baca juga: Wali Kota Gibran Sebut Anak-anak yang Lakukan Perusakan Makam di Mojo Solo akan Dibina
Baca juga: Kasus Corona di Kudus Menurun, Angka Kesembuhan Pasien Corona Bertambah: Stok Vaksin Lagi Kosong
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (TIK) Diskominfo Karanganyar, Teguh Triyono menyampaikan, pertunjukan rakyat ini digelar dalam rangka Pelayanan Informasi Kebijakan Daerah Jateng 2021.
Dia menuturkan, upaya menekan laju pertambahan kasus Covid-19 menjadi tanggung jawab semua pihak.
Diskominfo berperan dalam menyampaikan kebijakan pemerintah terkait penanggulangan Covid-19.
"Mengedukasi masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, salah satunya melalui kegiatan nonton bareng virtual pertunjukan rakyat dan film pendek," katanya.
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jateng, Agung Kristiyanto mengatakan, Pelayanan Informasi Kebijakan Daerah (PIKD) ini dikemas dengan model media komunikasi berupa pertunjukan rakyat dan film.
Baca juga: Lengkapi Pemain Asing, Manajemen PSIS Dekati Diogo Campos
Baca juga: DPRD Kendal Dorong Percepatan Vaksinasi Guru dan Penyediaan Tabung Oksigen oleh Desa
Melalui model tersebut, harapannya selain dapat meningkatkan kolaborasi dengan pegiat seni juga dapat menyampaikan informasi kebijakan dengan nyaman dan mudah diterima oleh masyarakat.
"Masih banyak masyarakat Karanganyar yang menginginkan model komunikasi yang sifatnya tradisional. PIKD menjembatani kebutuhan informasi dan hiburan di tengah pandemi. Meski media massa berkembang pesat, namun seni budaya dan model komunikasi nonton bareng harus tetap berdaya saing," terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pertunjukan-rakyat-dan-film-pendek-juni-2021.jpg)