Breaking News:

Berita Batang

Bupati Wihaji Akan Canangkan Bandar Sebagai Kota Pendidikan di Batang

Bupati Batang Wihaji akan mencanangkan Kecamatan Bandar sebagai Kota Pendidikan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Bupati Batang Wihaji saat menerima rombongan Pondok Modern Tazakka di Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Senin (21/6/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji akan mencanangkan Kecamatan Bandar sebagai Kota Pendidikan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Hal itu karena terdapat beberapa lembaga pendidikan seperti pondok pesantren, sekolah formal yang favorit, dan perguruan tinggi.

Gagasan dicanangkannya Bandar sebagai Kota Pendidikan dinilai sesuai dengan program yang telah rencanakan dalam pemetaan pembangunan Kabupaten Batang ke depan.

“Saya berkomitmen untuk mengawal proses industrialisasi di Batang dengan menguatkan aspek kehidupan keagamaan, moralitas dan pendidikan. Jadi industri akan difokuskan di kawasan timur dan pantura,” jelasnya saat menerima rombongan Pondok Modern Tazakka di Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Senin (21/6/2021).

Pimpinan Pondok KH. Anang Rikza Masyhadi menyampaikan beberapa hal Antara lain harapannya agar Kota Bandar dijadikan kawasan khusus pendidikan, karena telah ada Pondok Pesantren Tazakka, SMK NU dan Universitas Diponegoro.

“Saya yakin kawasan sekitar situ ke depan akan tumbuh menjadi kawasan pendidikan, apalagi sudah ada Undip, sebentar lagi Insyaallah akan dibangun Perguruan Tinggi Tazakka, sehingga kalau sudah begitu sebentar lagi akan masuk perguruan tinggi swasta lain di sekitarnya,” ujarnya.

Apalagi di daerah atas Bandar telah tumbuh menjadi kawasan wisata alam yang eksotik, pas lah dengan pendidikan yang tumbuh di daerah bawah, maka jangan ada industri atau kegiatan usaha yang bertentangan dengan dua hal di atas.

Kiai Anang juga menyampaikan bahwa gelombang industrialisasi yang masuk ke Batang melalui pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang harus diimbangi dengan penguatan dalam kehidupan keagamaan, moralitas dan pendidikan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Batang perlu membuat strategi yang komprehensif guna mengantisipasi dampak dari industrialisasi itu dengan melibatkan para ulama dan tokoh-tokoh pendidikan.

“Kabupaten Batang hari ini dan ke depan akan menjadi destinasi investasi dunia industri baik skala nasional maupun internasional, namun kita berharap Batang juga menjadi destinasi pendidikan baik dalam skala nasional maupun internasional,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved