Breaking News:

Berita Solo

Minim Pendonor, Padahal Kebutuhan Plasma Kovalesen di PMI Solo Meningkat Tajam

Artinya, dalam kurun waktu sepekan, kenaikan antrean mencapai 75 orang atau lebih dari 50 persen

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Muhammad Sholekan
Pendonor plasma konvalesen sedang melakukan proses tranfusi darah di PMI Solo. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Kebutuhan plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Solo meningkat tajam. 

Hal itu juga berbanding lurus dengan peningkatan kasus positif terpapar virus Covid-19. 

PMI Solo mencatat, pada Senin, (14/6/2021), antrean berjumlah 54. Sementara, pada Senin (21/6/2021) antrian sudah mencapai 129. 

Artinya, dalam kurun waktu sepekan, kenaikan antrean mencapai 75 orang atau lebih dari 50 persen. 

Sekretaris PMI Solo, Sumartono menyampaikan, kondisi saat ini yang terkonfirmasi Covid-19 cukup banyak mengakibatkan stok plasma menjadi menipis. 

Pihaknya bahkan telah menerima antrean dari berbagai daerah di luar Solo di antaranya, Surabaya, Semarang dan, Kudus. 

"Permintaan dari pasien dalam kota sendiri bahkan sudah mencapai lebih dari 50 persen," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (22/6/2021). 

Menurutnya, permintaan yang tinggi tidak didukung dengan jumlah pendonor plasma. 

Bahkan, lanjut dia, dalam seminggu terakhir rata-rata pendonor plasma konvalesen hanya berjumlah di bawah 10 penyintas. 

"Hari ini (Senin, red) yang donor baru 4, bahkan kemarin cuma 3. Kita cukup kesulitan karena tidak memiliki data para penyintas," ungkapnya. 

Sumartono menambahkan, pihaknya sudah meminta bantuan kepada rumah sakit yang ada di Solo untuk memotivasi para pasien Covid-19 yang sembuh agar bersedia melakukan donor plasma. 

"Kami juga berusaha meminta bantuan dari organisasi Siaga Bencana Berbasis Masyarkat (SIBAT ) dan Ibu-ibu PKK untuk membantu mencarikan pendonor. Kita juga telah sediakan apprecial bagi para pendonor yakni voucher belanja Rp 100 ribu," tandasnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved