Breaking News:

Euro 2020

Penonton Piala Eropa Tak Jaga Jarak dan Pakai Masker, Kok Bisa? Ternyata Melalui Proses Panjang

“Kita memang suka melihat akhir tapi jarang melihat proses ya,” ujar dr Tonang Dwi Ardiyanto

Editor: muslimah
BERNADETT SZABO / POOL / AFP
Pendukung Hongaria bersorak untuk tim mereka selama pertandingan sepak bola Grup F UEFA EURO 2020 antara Hongaria dan Portugal di Puskas Arena di Budapest pada 15 Juni 2021. BERNADETT SZABO / POOL / AFP 

"Jangan dianggap (virus) mutan terus sakti, tidak mati-mati, bukan seperti itu," kata Tonang dalam acara Overview Corona Jenis Baru dan Isu Dicovidkan, Kamis (17/6/2021).

Menurut Tonang, varian baru virus Corona tetap akan mati bila terkena sinar matahari.

"Virus mau mutasi apapun, kalau keluar dari tubuh seseorang, lalu kena sinar matahari, kena angin tetap mati," jelasnya.

Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu panik dengan adanya varian baru tersebut. 

Apalagi, bila selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan tertib dan ketat.

"Selama Asrama Haji Donohudan displin, masyarakat disiplin, itu tidak apa-apa," ucap dia.

"Di lingkungan Asrama Haji Donohudan, misalnya, saling menjaga, ada blok sana-sini sesuai gedung bisa buat sekat. Mencegah adanya transmisi," tambahnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Dokter Solo Jelaskan Kenapa Penonton Euro 2020 Tak Pakai Masker? Ternyata karena Ini

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved