Breaking News:

Penanganan Corona

RSUD Lokemono Hadi Kudus Latih Modin Memulasara Jenazah Covid-19

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah infeksius untuk seluruh modin di Kabupaten Kudus

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
Humas RSUD dr Loekmono Hadi Kudus
Sejumlah modin desa belajar dan praktik langsung proses pemulasaraan jenazah Covid-19 di unit pemulasaraan jenazah RSUD dr. Loekmono Hadi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah infeksius untuk seluruh modin di Kabupaten Kudus.

Pelatihan ini digelar lantaran pandemi yang belum usai, ditambah adanya kasus warga meninggal saat isolasi mandiri di rumah.

Pelatihan teknik pemulasaraan jenazah infeksius ini digelar gratis setiap hari. Jika ada modin desa yang ingin belajar bisa datang kapan saja di bagian unit pemulasaraan jenazah kapan saja. Hingga akhir pekan lalu sudah ada  sembilan modin dari tiga desa yang datang. Yakni Desa Prambatan Kidul, Desa Kutuk, dan Desa Karangmalang.

Para modin desa yang datang juga diajari praktik langsung pemulasaraan jenazah pasien yang terpapar Covid-19.

Mulai dari proses memandikan, mengafani, desinfeksi, hingga proses pengelolaan limbah infeksiusnya.

Para modin juga diajari bagaimana mengunakan alat pelindung diri yang benar.

Sehingga bisa memproteksi dirinya dan lingkungan sekitar dari ancaman terpapar virus corona yang masih ada di tubuh jenazah.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, Abdul Aziz Achyar, mengatakan, kegiatan pelatihan pemulasaraan bagi jenazah yang terpapar covid-19 ini didasari atas keprihatinan dampak pandemi yang belum juga usai. Saat ini sudah mulai banyak kasus warga yang meninggal saat isolasi mandiri di rumah.

"Jadi ternyata tidak hanya yang dirawat di rumah sakit yang meninggal. Tapi yang menjalani isolasi mandiri di rumah juga ada," kata Aziz dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/6/2021).

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan jika ada warga isolasi mandiri yang meninggal di rumah modin desa bisa menanganinya sesuai tata laksana pemulasaraan jenazah infeksius. Sehingga tidak perlu dibawa ke rumah sakit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved