Breaking News:

Berita Tegal

IDI Beri Penjelasan Soal Lansia di Tegal yang Lemas Pasca Vaksin, Sudah Ada Keluhan Batuk Ringan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal, memberikan komentar atas kondisi lemas yang dialami Juriyah (63) pasca mendapatkan vaksin Covid-19. 

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: moh anhar

Petugas di bagian screening pun mengetahui itu. 

"Saya tidak punya riwayat penyakit diabetes atau darah tinggi. Penyakit saya paling cuma batuk," kata Juriyah kepada tribunjateng.com, Senin (21/6/2021). 

Juriyah menceritakan, badannya terasa lemas di hari setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Tepatnya setelah sampai di rumah. 

Ia merasakan batuk dan lemas di bagian kaki. 

Baca juga: Hendi Ajak Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen

Baca juga: Suami di Ponorogo Bongkar Rumah Seusai Digugat Cerai Istri, Tetangga Gotong-royong Ikut Bantu

Baca juga: BKIPM dan Keamanan Ikan Hasil Semarang Beri Bantuan 1,5 ton Ikan ke Sragen dan Karanganyar

Kepala Puskesmas Kaligangsa Kota Tegal, dr Ifo Herwanti, memberikan penjelasan soal kondisi lansia bernama Juriyah (63) yang sekujur tubuhnya terasa lemas seusai mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan, kondisi yang dialami lansia tersebut bukan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Kondisi itu adalah bawaan sejak sebelum disuntikkan vaksin.

Ifo mengatakan, Juriyah memang ada keluhan batuk ringan saat menjalani screening sebelum penyuntikan vaksin Covid-19. 

Tapi dia tidak memiliki keluhan lain saat itu. 

Karena itu dia diperbolehkan untuk menjalani vaksinasi Covid-19. 

"Untuk keluhan batuk pilek, saya rasa tidak ada hubungannya dengan vaksinasi. Bukan KIPI menurut saya. Karena sebelum divaksin pun si pasien sudah ada keluhan batuk ringan," kata Ifo kepada tribunjateng.com, Selasa (22/6/2021). 

(*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved