Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Insentif untuk Tenaga Kesehatan di Kabupaten Tegal Segera Cair Pekan Ini.

Sempat tersendat selama enam bulan karena proses pencairan dari pemerintah pusat, insentif bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Tegal segera cair.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: moh anhar
ISTIMEWA
Tenaga Kesehatan sedang melakukan proses vaksinasi kepada masyarakat, berlokasi di Pendopo Amangkurat Pemkab Tegal, beberapa waktu lalu. 

Penulis: Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sempat tersendat selama enam bulan karena proses pencairan dari pemerintah pusat yang kerap berubah, insentif bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Tegal segera cair.

Informasi tersebut disampaikan oleh Sekda Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, pada Tribunjateng.com, Selasa (22/6/2021) kemarin.

Joko mengatakan, pihaknya sedang melakukan percepatan terkait pemberian insentif (bonus atau kompensasi) kepada Nakes.

"Insya Allah minggu ini bisa cair, dan Nakes bisa merasakan nikmatnya insentif dari perjuangan mereka sejauh ini menangani Covid-19," kata Joko.

Baca juga: Kapolresta Solo Secara Simbolik Letakkan Ornamen Nisan di Makam Mojo Solo: Mari Rajut Kebhinekaan 

Baca juga: Kuttab Tempat Belajar Anak Diduga Rusak Makam di Mojo Solo Buka Suara: Di Luar Jam Belajar Sekolah

Baca juga: Baru 3 Hari Dibuka RSDC Kedungmundu Semarang Sudah Rawat Puluhan Pasien, Kebutuhan Oksigen Tinggi

Baca juga: Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun! Pengemudi Jazz Terbakar di Tol Sragen - Ngawi, Ini Kronologinya

Tersendatnya pemberian insentif kepada Nakes, menurut Joko karena aturan yang berubah-ubah dan pihaknya tidak ingin melanggar aturan.

Pemkab Tegal melakukan pencairan insentif bagi Nakes sesuai aturan, tujuannya supaya tidak muncul permasalahan dikemudian hari.

"Ya kita harus mematuhi aturan sehingga saat evaluasi nanti tidak ada masalah. Intinya anggaran sudah ada tinggal waktu pencairannya saja kapan," tegas Joko.

Ditanya mengenai alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Tegal sebesar Rp 86,1 miliar, Joko menjelaskan anggaran tersebut diprioritaskan untuk operasional di lapangan bagi TNI, Polri, dan Pemkab Tegal.

Selain itu, anggaran tersebut juga digunakan untuk membuat tempat isolasi terpusat di setiap Kecamatan yang berada di Puskesmas.

Baca juga: 12 Orang Jalani Isolasi Mandiri di Kampus Undip Teluk Awur Jepara, Ada 1 Balita Turut Menginap

Baca juga: Daftar 7 Ruas Jalan di Purwokerto yang Ditutup, PPKM Mikro Mulai 24 Juni 2021

Baca juga: Video Heboh Sunat Masal Langsung Bisa Lari-lari dan Main Bola

Joko menyebut, rencananya pada periode awal akan ada penambahan 53 tempat tidur di Puskesmas untuk isolasi mandiri.

"Jadi kami punya rancangan isolasi terpusat di wilayah Kecamatan tepatnya di Puskesmas, tahap awal kurang lebih ada 53 tempat tidur. Kemudian ditambah 88 tempat tidur di RSUD Suradadi, dan produk berikutnya kami akan mencari Puskesmas yang masih longgar untuk di lengkapi. Tujuannya supaya masyarakat familiar sehingga mau diisolasi dan tenaga kesehatan sudah kami siapkan," ungkapnya. (*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved