Breaking News:

Berita Banjarnegara

Jembatan Plipiran Jadi, Akses ke Dieng via Banjarnegara Via Arung Jeram Singomerto Lebih Cepat

Akses menuju kawasan dataran tinggi Dieng via Kabupaten Banjarnegara semakin terbuka. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meninjau pembangunan jembatan Plipiran. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Akses menuju kawasan dataran tinggi Dieng via Kabupaten Banjarnegara semakin terbuka. 

Pemkab Banjarnegara saat ini tengah menggenjot pembangunan jembatan Plipiran yang menghubungkan Desa Limbangan Kecamatan Madukara dengan Desa Larangan Kecamatan Pagentan. 

Proses pembangunan jembatan itu sudah mencapai sekitar 43 persen. Pembangunan jembatan sepanjang 60 meter di ketinggian 15 meter itu dianggarkan dari dana APBD kabupaten sebesar Rp 6,7 miliar. 

“Masih dalam proses pemasangan struktur kerangka dan perangkaian pilar-pilarnya,” kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono, Rabu (23/6/2021) 

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan akan memudahkan akses serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat. 

Budhi optimistis, setelah jembatan jadi, jalur via jembatan itu akan menjadi jalur favorit menuju Dieng.  Selain lebih cepat di banding melalui jalur lain, pemandangan di sepanjang jalan itu juga bagus. 

Dari Arung Jeram Sungai Serayu di Desa Singomerto Kecamatan Sigaluh, dataran tinggi Dieng bisa ditempuh tak lebih dari satu jam melewati jalur ini. Pengendara akan melintasi Bukit Panongan yang masih asri.

Kades Limbangan Pujianto berharap sebelum akhir tahun ini jembatan jadi. Ini mengingat fungsinya sangat strategis, karena menghubungkan penduduk dan wisatawan menuju Kecamatan Batur melalui Pagentan. Dengan begitu, akan jarak ke Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng juga akan lebih singkat. 

“Wisatawan ke Dieng akan lebih cepat dan lebih enak,” ujarnya.

Kondisi jembatan lama sudah rusak sehingga warga terpaksa membuat jembatan sementara dari bambu. Jembatan bambu itu hanya kuat dilewati sepeda motor.

Kabid Bina Marga DPUR PR, Hermawan Tutut mengatakan, pembangunan jembatan tersebut masuk dalam kegiatan Peningkatan Jalan Se Kecamatan Madukara, dengan total nilai kontrak awal  Rp. 14.197.181.000,-. Waktu pelaksanaan selama 210 hari kalender, dan pada minggu ini sudah mencapai 88 hari kalender. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved