Breaking News:

Berita Purbalingga

Pamit Mencari Sisa Panen Padi, Petani di Bukateja Purbalingga Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi

Korban ditemukan pertama kali oleh petani lain yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
Istimewa
Polisi bersama warga saat akan memakamkan seorang petani warga Desa Kebutuh, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga yang ditemukan tewas di saluran irigasi desa setempat, Selasa (22/6/2021) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Seorang petani warga Desa Kebutuh, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas di saluran irigasi desa setempat, Selasa (22/6/2021) sore.

Korban ditemukan pertama kali oleh petani lain yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Bukateja, Iptu Wartono mengatakan korban diketahui bernama Tuminem (80) berjenis kelamin perempuan warga Desa Kebutuh RT 1 RW 5, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga

Korban ditemukan pertama kali oleh saksi bernama Siwan (35) warga desa setempat.

"Saksi yang saat itu bekerja di sawah mendapati korban tergeletak di saluran irigasi dalam posisi telungkup terendam air.

Mendapati hal itu saksi kemudian memberi tahu perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Bukateja," jelas kapolsek kepada Tribunbanyumas.com.

Polisi dari Polsek Bukateja yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian. 

Kemudian melakukan pemeriksaan TKP dan mengevakuasi korban. 

Selanjutnya bersama dengan Inafis Polres Purbalingga dan petugas medis Puskesmas Bukateja melakukan pemeriksaan luar jenazah korban.

"Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban," jelasnya. 

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum kejadian korban pergi dari rumah menuju ke sawah untuk mencari sisa panenan pada pukul 08.00 WIB. 

Namun hingga sore korban tidak kunjung pulang dan ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di saluran irigasi sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak meminta untuk dilakukan outopsi. (Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved