Breaking News:

Penampakan Tenda Darurat Berisi Pasien Positif Covid-19 di Batang

Jumlah warga yang terpapar virus Covid-19 di Kabupaten Batang, Jawa Tengah terus bertambah setiap harinya.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Jumlah warga yang terpapar virus Covid-19 di Kabupaten Batang, Jawa Tengah terus bertambah setiap harinya.

Kondisi tersebut membuat ruang isolasi di RS QIM Batang penuh.

Sehingga, sebanyak enam pasien Covid-19 terpaksa harus dirawat di tenda darurat Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Iya ada enam pasien Covid-19 yang dirawat tenda darurat IGD, karena ruangan isolasi penuh," tutur Manager Pelayanan RS QIM dr Maftuhah Nur Beti, Rabu (22/6/ 2021).

Pihaknya beralasan tidak bisa menolak pasien, sedangkan kondisi ruang isolasi sudah penuh dan rumah sakit rujukan yang juga penuh.

Serta, pihaknya merasa tidak etis jika memulangkan pasien, karena mereka secara medis membutuhkan perawatan.

"Sambil menunggu ada ruangan isolasi, pasien kita rawat maksimal mungkin sesuai standar penanganan Covid-19, fasilitas di tenda juga sama seperti ruang perawatan lain dilengkapi dengan oksigen, obat-obatan serta dimonitor oleh dokter dan perawat ," jelasnya. 

Ia pun menjelaskan tenda darurat IGD didirikan sejak bulan Desember 2020 dimana pada akhir tahun kasus Covid-19 sempat kasus meningkat dan pada bulan Maret 2021 kasus menurun maka dibongkar. 

"Pada satu minggu terakhir kasus ada peningkatan cukup drastis, maka kita dirikan lagi tenda darurat IGD," imbuhnya. 

Sementara untuk kapasitas ruang isolasi yang ada di RS QIM yaitu ruang isolasi umum 29 pasien, ICU kapasitas 5 pasien dan khusus bayi 2 pasien.

Menanggapi hal itu terpisah, Bupati Batang Wihaji mengatakan pihaknya sudah menyediakan tambahan Bed Occupancy Rate (BOR) di RSUD Kalisari Batang sehingga rumah sakit yang kehabisan bisa merujuk kesana.

"Untuk ketersediaan BOR kami sudah tambahkan untuk antisipasi jika ada hal darurat, sehingga jika di RS lain habis bisa direkomendasikan ke RSUD Kalisari," ujarnya.

Wihaji pun kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk terus disiplin prokes karena akhir-akhir ini kasus Covid-19 mengalami peningkatan.

"Tentu ini harus bersama-sama menekannya, jangan sampai terus meningkat, untuk itu ayo semua warga Batang patuh prokes," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved