Breaking News:

Berita Banjarnegara

Penyelamat Warga Terjebak Banjir Sungai Serayu Ternyata Pelatih Federasi Arung Jeram Indonesia

Video aksi penyelamatan terhadap penjala ikan yang terjebak banjir di Sungai Serayu, viral di media sosial.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Istimewa
Pengunjung menikmati wisata arung jeram di sungai Serayu Banjarnegara. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Video aksi penyelamatan terhadap penjala ikan yang terjebak banjir di Sungai Serayu, viral di media sosial.  Masyarakat yang menyaksikan kejadian itu pun dibuat deg-degan. 

Bagaimana tidak, di tengah kondisi sungai meluap dengan arus yang deras, tampak seorang pria hanya pasrah berdiri di atas batu sungai. Sementara debit sungai terus naik hingga batu yang dia naiki mulai tersapu air.  Dengan hanya mengenakan celana dalam, pria kurus itu pun tampak menggigil. 

Warga juga dibuat cemas ketika beberapa relawan dengan perahu karet hendak menyelamatkan pria itu. Beruntung aksi penyelamatan itu berhasil. Padahal, sedikit saja salah perhitungan, akibatnya bisa fatal. 
Nyawa korban maupun relawan sama-sama terancam. 

Dari tayangan video aksi penyelamatan itu, jelas terlihat mereka bukan tim amatiran. Mereka terlihat sudah profesional dalam menangani situasi darurat. 

Sebelumnya, warga sempat melakukan aksi penyelamatan menggunakan tali dan ban, namun gagal. 

"Sebelumnya sempat ditolong dengan tali, tapi gak berhasil, " kata Kiki Sulistiono yang memimpin aksi penyelamatan, Rabu (23/6/2021) 

Ternyata tim penyelamat itu sudah berpengalaman di bidangnya. Kiki misalnya, ia sudah sekitar 11 tahun menekuni dunia arung jeram. Ia hafal betul karakteristik jeram di Sungai Serayu, termasuk di lokasi kejadian. 

Karenanya, saat mendengar korban terjebak banjir, ia langsung mengerahkan tim untuk melakukan aksi penyelamatan. Tiga orang yang ia ikut dalam perahu bersamanya juga sudah berpengalaman. 

"Yang ikut ke perahu yang senior. Yang lain tugas di darat, " katanya

Kiki sendiri yang memimpin aksi penyelamatan itu adalah mantan atlet arung jeram. Ia sudah memiliki segudang pengalaman.  Ia kini bahkan dipercaya menjadi pelatih Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Banjarnegara. 

Ia membina 7 tim yang yang diikutkan dalam Kejuaraan Nasional Arung Jeram di Jambi. Dalam seleksi nasional itu, 4 tim di bawah asuhannya lolos untuk mendapatkan tiket ke China.  Mereka akan mewakili Indonesia dalam ajang International Rafting Federation (IRF). 

"Jika tidak ada pandemi, harusnya Agustus berangkat ke China, " katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved