Breaking News:

PPDB Jateng

PPDB Jateng, SMKN 2 Slawi Fasilitasi Calon Siswa yang Kesulitan Saat Mendaftar

Tempat duduk pun sudah diberikan jarak dan dibatasi, bagi yang mengantar tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan tersebut

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Desta Leila Kartika
Foto suasana PPDB di SMKN 2 Slawi Kabupaten Tegal, Selasa (22/6/2021). Siswa terlihat sedang menunggu giliran untuk menyerahkan berkas dan melihat kuota jurusan yang masih tersisa. Adapun pendaftaran secara teknis memang secara online atau daring, namun dari SMKN 2 sendiri ingin membantu calon siswa yang merasa kesulitan saat pendaftaran sehingga dibukalah layanan secara langsung. Mengingat kasus Covid-19 masih tinggi prokes diperketat. 

"Sejauh ini yang paling banyak diminati yaitu Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), hal ini terlihat hari pertama pendaftaran dari kuota 108 siswa sudah langsung terpenuhi. Sedangkan yang paling sedikit peminatnya yaitu jurusan Agribisnis Organik Ekologi (AOE) yang empat tahun. Kuota kelasnya sendiri tiap jurusan ada yang empat kelas, tiga kelas, dua kelas, dan satu kelas," terangnya.

Hartono menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih melangsungkan pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Ditanya apakah sudah ada kejelasan kapan berlangsung pembelajaran tatap muka, Hartono menyebut pihaknya belum tahu dan belum mendapat arahan demikian.

Terlebih saat ini Kabupaten Tegal juga masuk zona merah penyebaran Covid-19. Sehingga ia mengikuti saja arahan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Karena untuk SMA wewenang mengikuti provinsi.

"Kami pernah diberikan kesempatan untuk mengadakan sekolah tatap muka selama dua minggu dan alhamdulillah aman, karena kami sangat ketat menjalankan prokes nya. Total kami sudah dua tahun pembelajaran secara daring, untuk kami yang sangat membutuhkan praktek secara langsung cukup merasa berat. Karena praktek secara langsung guru menerangkan dengan hanya melalui video itu berbeda, tapi ya bagaimana lagi kami mengikuti aturan pemerintah saja demi kebaikan bersama," pungkasnya. (dta) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved