Breaking News:

Tukang Gali Makam Pasien Corona Semarang Nyerah, Tak Sanggup Banyak Angkut Peti Jenazah

Pasalnya petugas pemakaman TPU Jatisari ketika menerima jenazah Covid-19 tanpa petugas dari rumah sakit akan kewalahan. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG/IWAN ARIFIANTO
Petugas pemamakam TPU Jatisari, Mijen saat bertugas memakamkan jenazah Covid-19 di Kota Semarang, Rabu (23/6/2021). 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah petugas pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Jatisari, Mijen, Kota Semarang, meminta kepada sejumlah rumah sakit menyediakan petugas atau kru pembawa  peti jenazah.

Pasalnya petugas pemakaman TPU Jatisari ketika menerima jenazah Covid-19 tanpa petugas dari rumah sakit akan kewalahan. 

Apalagi saat ini jumlah pemakaman jenazah Covid-19 tengah melonjak. 

Belum  lagi sebelum memakamkan jenazah Covid-19, petugas TPU Jatisari harus menggali kubur terlebih dahulu.

"Kami sering kesulitan saat ambulance datang hanya sopir dan jenazah.

Kami harus gotong  peti jenazah lalu menguburkannya sehingga sangat menyita tenaga dan waktu," papar pegawai Non ASN Disperkim TPU Jatisari, Maryadi  (36) kepada Tribunjateng.com, Rabu (23/6/2021).

Dia mengatakan, sejauh ini ada beberapa rumah sakit yang hanya bawa sopir dan jenazah saat ke pemakaman.

Terutama RSUD K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang.

Padahal rumah sakit lain selalu menyertakan petugas yang membawa peti ke liang lahat untuk mempermudah proses pemakaman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved