Berita Video

Video Heboh Sunat Masal Langsung Bisa Lari-lari dan Main Bola

utfi Permana (10) asal Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang ikut sunat masal di Polres Pekalongan merasa senang.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Berikut ini video heboh sunat masal langsung bisa lari-lari dan main Bola

Lutfi Permana (10) asal Desa Semut, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah yang ikut sunat masal di Polres Pekalongan merasa senang dan bahagia.

Pasalnya, setelah dikhitan ia langsung diajak balapan lari dan main sepak bola bersama polisi serta peserta sunat yang lainnya.

Walaupun peserta tetap mengenakan sarung dan busana muslim saat balapan lari dan sepak bola. Hal ini, memicu tawa dan sorak-sorai anggota Polres Pekalongan dan orang tua peserta. 

Ada juga orang tua peserta yang tegang menonton anaknya main bola dan balapan lari, karena habis disunat.

Terlihat peserta khitanan masal asyik dan gembira. Bahkan, peserta tak mengeluhkan rasa sakit sama sekali.

"Ndak sakit kok mas, tadi disunat tidak terasa apa-apa," kata Lutfi Permana kepada Tribunjateng.com, Selasa (22/6/2021).

Ia menceritakan, habis disunat malah diajak main bola dan lari-lari bersama polisi.

"Langsung diajak main bola mas. Ibuku yang khawatir tadi," imbuhnya.

Kegiatan sunat masal ini merupakan kerjasama antara Polres Pekalongan dan Plt Direktur RSUD Kajen dr Imam Prasetyo.

Dalam kegiatan ini ada 17 peserta. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno mengapresiasi antusias peserta sunat masal, dikarenakan mereka tidak menangis dan tidak merasa takut.

"Kami perintahkan Babinkamtibmas yang mencari peserta khitan. Habis sunat anak-anak langsung diajak main bola dan balapan lari sama dr Imam," katanya.

Menurutnya, metode yang digunakan dr Imam ini saat melakukan sunat merupakan metode yang baru. Sehingga, anak-anak tidak merasa takut dan bisa langsung lari-lari.

Sementara itu, dr Imam Prasetyo menjelaskan, sunat masal ini menggunakan metode super ring.

Metode ini tanpa jahit dan perban. Sehingga, memungkinkan anak langsung beraktivitas tanpa rasa sakit. 

"Bahkan bisa langsung untuk berenang. Untuk hasil sunatannya juga lebih simetris dan rapi," katanya. (Dro)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved