Breaking News:

Berita Video

Video Penjelasan Khutab Tempat Belajar Anak yang Rusak Makam di Solo

Pihak pengelola kuttab, tempat belajar mengaji anak-anak yang diduga melakukan perusakan makam di Cemoro Kembar, Mojo, Solo, buka suara.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: abduh imanulhaq

"Urusan sudah selesai. Desa ini sudah aman, ayem, dan tentrem. Maka eksternal jangan ikut campur lebih dalam," ungkapnya. 

Wildan menambahkan, dari persoalan ini sudah ada mediasi sejak hari Rabu pekan lalu.

"Pihak kutab sepakat perbaikan makam begitu juga pak Kapolresta juga menyaksikan,” papar dia di sela-sela kerja bakti pembersihan makam Cemoro Kembar.

Terkait izin lembaga pendidikan, dia kembali mengklaim sudah mengajukan izin ke pihak Kemenag.

Namun, karena pandemi keluarnya izin menjadi lama. 

"Kalau izin dari Kemenag, kami sudah ajukan izin. Namun ada penundaan, karena harus survei dan menunda karena corona," jelasnya. 

Dia berkilah, kalau pihaknya sudah melarang anak-anak untuk bermain di makam. 

"Murni sendiri, bahkan saya melarang untuk makan di makam. Di sini banyak jin, mudah masuk ke jiwa anak-anak," tandasnya.

Sementara itu, Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak secara simbolik meletakkan ornamen di salah satu makam yang diduga dirusak oleh anak-anak di kompleks pemakaman Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Rabu (23/6/2021). 

Menurutnya, TNI, Polri, Kemenag, masyarakat, maupun ormas datang bersinergi untuk melakukan perbaikan makam. Hal itu merupakan bentuk budaya Wong Solo. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved