Breaking News:

Berita Pati

CPNS 2021, Pemkab Pati Akan Rekrut 2.161 Orang, Ini Perkembangan Informasinya

Kemenpan RB menetapkan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Pati mencapai 2.161.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Kabid Formasi dan Jabatan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati Rizki Hermanu 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menetapkan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kabupaten Pati mencapai 2.161.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menpan RB Nomor 834 Tahun 2021. 

Namun, hingga saat ini  jadwal seleksi Calon ASN (CASN) 2021 belum dirilis. 

Baca juga: Serius di Piala Wali Kota Solo, AHHA PS Pati Tiba di Solo Hari Ini

Baca juga: Purnomo Semarang Berupaya Selundupkan Narkoba ke Lapas, Disimpan di Bungkusan Kacang

Masyarakat diminta sabar menunggu sembari mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Formasi dan Jabatan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati Rizki Hermanu ketika diwawancarai Tribunjateng.com, Kamis (24/6/2021).

“Saat ini kami belum menerima info lebih lanjut dari pusat. Kami masih menunggu petunjuk. Masyarakat bisa menyimak informasi resmi rekrutmen CPNS dan PPPK Pemkab Pati tahun ini melalui akun media sosial dan situsweb BKPP. Setiap ada info baru akan kami sampaikan. Hati-hati dan waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan BKPP,” papar pria yang akrab disapa Nanu ini.

Dari total 2.161 formasi yang tersedia, formasi terbanyak ialah untuk tenaga guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Jumlahnya 1.762.

Baca juga: IPS Anggota Polisi Bakar Istri Gara-gara Hal Ini

Baca juga: Lazismu Distribusikan Daging Kaleng Qurban dalam Olahan Rendang, Target Himpun Dana Rp 4,2 Miliar

Baca juga: Video Bupati Asip Pamitan Saat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan

Adapun formasi untuk tenaga kesehatan dibagi menjadi dua, 167 untuk alokasi PPPK dan 146 untuk alokasi CPNS.

Sementara, formasi untuk tenaga teknis sebanyak 31 masuk alokasi PPPK, dan sisanya sejumlah 55 masuk alokasi CPNS

“Untuk guru semuanya PPPK, terdiri atas jenjang SD dan SMP, baik guru kelas maupun guru mata pelajaran. Adapun untuk tenaga kesehatan penempatannya di RSUD, Puskesmas, dan laboratorium kesehatan daerah. Sedangkan untuk tenaga teknis di dinas-dinas,” jelas Nanu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved