Breaking News:

Berita Karanganyar

Dinas Kesehatan Karanganyar Akui Sempat Kewalahan saat Tingkat Isian Bed Pasien Corona di RS Penuh

BOR (Bed Occupancy Rate) pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar saat ini sebesar 95 persen. Dinas Kesehatan sempat kewalahan.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Ruang Podang I Setda Karanganyar, Kamis (24/6/2021). 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - BOR (Bed Occupancy Rate) pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar saat ini sebesar 95 persen setelah sehari sebelumnya mencapai 100 persen. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Purwati menyampaikan, dinas memang sempat kewalahan merujuk pasien Covid-19 lantaran di wilayah lain kasusnya juga mengalami peningkatan sehingga kapasitas TT terbatas.

"BOR kemarin memang 100 persen. Ini tadi 95 persen. Tapi ini RSUD Karanganyar persiapan penambahan TT (tempat tidur)," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (24/6/2021). 

Baca juga: Isu Presiden 3 Periode, Fadli Zon Tegas: Kasihan Pak Jokowi, M Qodari Lakukan Anomali

Baca juga: M Santri Meninggal Dikeroyok 4 Santri Gara-gara Mengaku Curi Uang Rp 100.000

Baca juga: Rentan Bertemu Banyak Orang, Pekerja di Sekitar Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Memperoleh Vaksinasi

Dia menuturkan, total TT di delapan rumah sakit rujukan yang ada di Kabupaten Karanganyar saat ini ada 266 TT.

Dinas berupaya mengoptimalkan penambahan TT mengingat kondisi saat ini kasus Covid-19 di Karanganyar dan daerah lain mengalami peningkatan. 

Di samping mencari strategi lain untuk mengurai tingkat keterisian TT pasien Covid-19.

Purwati menjelaskan, pasien Covid-19 yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit dan sudah membaik atau tidak mengalami gejala klinis dapat pulang dan menjalani isolasi mandiri meski belum dinyatakan negatif. 

"Kalau sudah membaik tidak ada gejala klinis tidak apa-apa pulang tapi isoman. Dengan catatan dokternya sudah mengizinkan pulang. Kalau belum diizinkan ya tidak boleh," terangnya. 

Baca juga: Kampung Nila Salin Pati Masuk Program Pengembangan Kampung Perikanan Budidaya Tingkat Nasional

Baca juga: Video Forkompimda Solo Bahas Sinkronisasi Aturan dan Penanganan Covid-19

Baca juga: Fardhan Nandana Gugup Jadi Manajer PSIS Semarang

Terpisah Kabid Yanmed RSUD Karanganyar Kristanto mengatakan, sudah mempersiapkan penambahan TT dalam waktu dekat. 

"Untuk IGD mulai Senin (depan) menambah 25 TT. Untuk bangsal isolasi rencana 15 TT," ucapnya. 

Berdasarkan data dari DKK Karanganyar per Rabu (23/6/2021) tercatat ada sebanyak 995 kasus aktif Covid-19. Dari jumlah itu 292 orang menjalani rawat inap dan 703 orang menjalani isolasi mandiri. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved