Breaking News:

Berita Sragen

Ada 180 Kasus Baru, Klaster Keluarga Jadi Penyebab Dominan Lonjakan Angka Pasien Covid-19 di Sragen

Kasus Covid-19 di Kabupaten Sragen kembali meledak. Pada Kamis (24/6/2021) ini, tercatat ada penambahan kasus mencapai 180 kasus baru.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
Tribun Jateng/Mahfira Putri Maulani
Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 lansia dan pra lansia di Gedung UPTPK kompleks kantor Pemkab Sragen. 

Penulis : Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Kasus Covid-19 di Kabupaten Sragen kembali meledak.

Pada Kamis (24/6/2021) ini, tercatat ada penambahan kasus mencapai 180 kasus baru.

Meskipun ada penambahan 180 kasus, sebanyak 152 orang terkonfirmasi Covid-19 telah dinyatakan sembuh.

Baik yang menjalani isolasi terpusat di gedung Technopark Ganesha Sukowati Sragen maupun RS.

Meninggal dunia sebanyak dua orang.

Baca juga: Isu Presiden 3 Periode, Fadli Zon Tegas: Kasihan Pak Jokowi, M Qodari Lakukan Anomali

Baca juga: Pantas Hancur, Mobil Xenia Kecelakaan Adu Banteng Bus Sudiro Tungga Jaya di Banyumas, 5 Orang Tewas

Baca juga: Diperkirakan Terus Meningkat, Perbankan Incar Potensi Kredit Korporasi

"Hari ini ada penambahan kasus baru 180, namun sebanyak 152 orang dinyatakan sembuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto.

Dengan ini angka kumulatif masyarakat Sragen yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 9.319 dengan 7.998 orang telah dinyatakan sembuh.

Pasien meninggal dunia sebanyak 487 orang dan sebanyak 834 pasien sedang menjalani perawatan, baik di RS maupun isolasi terpusat di Ganesha Sukowati.

Penambahan kasus ini membuat ketersediaan tempat tidur (TT)  isolasi dan ICU terus menipis. Hargi mencatat dari TT ICU sebanyak 27 terpakai 92,5 persen atau 25 kamar terpakai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved