Berita Viral

Nekat Kampanyekan Jokowi-Prabowo, M Qodari: Survei Menunjukkan Setuju 40 Persen

M Qodari menyebut kampanye pasangan Jokowi-Prabowo sudah banyak diterima publik. M Qodari menyebut jika selama 4 bulan sudah 40 persen yang setuju

tribunnews
Nekat Kampanyekan Jokowi-Prabowo, M Qodari: Survei Menunjukkan Setuju 40 Persen 

TRIBUNJATENG.COM- M Qodari menyebut kampanye pasangan Jokowi-Prabowo sudah banyak diterima publik.

M Qodari menyebut jika selama 4 bulan ia mengkampanyekan, hasil survei menurut SMRC sudah 40 persen orang setuju.

Terkait kampanyenya yang dianggap melanggar konstitusi karena jabaran presiden maksimal 2 periode, M Qodari membeberkan alasannya.

"Saya menyadari bahwa Jokowi-Prabowo bisa terjadi jika ada amandemen, jika ada yang memviralkan tangkap Qodari, itu mereka nggak paham, padahal saya menyadari bahwa itu bisa terjadi dengan amandemen," ujarnya.

M Qodari mengatakan yang bisa melakukan amandemen itu adalah para partai politik yang menduduki kursi DPR dan DPD.

Baca juga: Raline Shah Mendaki Gunung Kilimanjaro Dapatkan Pengalaman Spiritual

Baca juga: Andre Taulany Blak-blakan di Depan Andhika Pratama: Gue Emang Jalan Sama Ussy

Baca juga: Detik-detik Aipda Roni Bunuh 2 Gadis Muda yang Baru Ia Perkosa, Istri Menyaksikan dari Balik Pintu

Baca juga: Cara Membuat TTD Tanda Tangan Digital di HP iOS dan Android

"Sementara yang bisa melakukan amandemen itu ada para partai politik yakni anggota DPR dan DPD," ujarnya.

M Qodari selama ini mengkampanyekan Jokowi-Prabowo agar masyarakat ikut tergerak dan mendesak partai politik untuk segera melakukan amandemen.

"Nah saya dakwahnya ke masyarakat karena partai politik itu kan seharusnya mendengarkan suara rakyat," ujarnya.

M Qodari mengatakan pada tahun 2013, banyak survei yang menyebut bahwa Jokowi banyak diinginkan masyarakt menjadi presiden.

"Nah, saat itu PDIP melihat kalau ingin menang ya harus mendengarkan rakyat, yaitu memilih Jokowi, sehingga PDIP saat PIlpres 2014 mengusung Jokowi," ujarnya.

M Qodari menyadari jika yang ia kampanyekan adalah Jokowi dan Prabowo sudah dikenal rakyat.

"Yang saya sebarkan ini bukan orang baru, sehingga bagi saya mengkampanyekan Jokowi-Prabowo itu sangat memungkinkan karena dua-duanya sudah pernah dipilih pendukungnya sebanyak 2 kali, sehingga sangat mudah dipilih untuk ketiga kalinya," ujarnya.

Menurut M Qodari hal itu bisa terjadi, melihat menurut survei SMRC tingkat kepuasaan pemerintahan Jokowi 76 persen.

M Qodari mengatakan pasangan Jokowi-Prabowo menurut survei SMRC yang setuju 40 persen sementara yang tidak setuju adalah 53 persen.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved