Breaking News:

PLN Distribusi Jateng & DIY

PLN Dukung Keandalan Kelistrikan Rumah Sakit Rujukan COVID-19 dan Produsen Oksigen di Jateng dan DIY

Pada intinya PLN siap melayani permintaan akan kebutuhan listrik yang handal. Komunikasi aktif ini dilakukan agar PLN bisa secara cepat merespon

Editor: abduh imanulhaq
IST
PLN UID Jateng & DIY memastikan keandalan kelistrikan di rumah sakit rujukan COVID-19 dan pabrik oksigen. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam mendukung upaya pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jateng & D.I. Yogyakarta memastikan keandalan kelistrikan di rumah sakit rujukan COVID-19 dan pabrik oksigen.

Saat ini ketersediaan pasokan listrik di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta tidak mengalami kekurangan dengan cadangan daya sebesar 2661 MW.

Angka tersebut lebih dari cukup untuk mendukung operasional fasilitas kesehatan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UID Jateng & D.I. Yogyakarta, Endah Yuliati, mengatakan saat ini yang menjadi fokus utama PLN adalah pada kesiapan keandalan kelistrikan untuk penanganan pasien COVID-19 dan proses isolasi pasien di rumah sakit.

Di Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta sendiri terdapat sebanyak 320 Rumah Sakit dan tempat penanganan COVID-19 yang menjadi prioritas utama PLN.

"Dalam mendukung pemerintah di masa pandemi untuk menangani pasien COVID-19, PLN berupaya memberikan keandalan kelistrikan, karena pada kondisi saat ini listrik menjadi kebutuhan yang sangat vital dalam proses penanganan pasien," katanya.

Seiring dengan melonjaknya kasus COVID-19, kebutuhan oksigen juga terus mengalami peningkatan.

Untuk mengakomodasi hal tersebut, PLN juga memastikan keandalan listrik di pabrik produsen oksigen agar tidak ada hambatan pada proses produksi.

Di sisi lain PLN juga secara proaktif melakukan komunikasi kepada produsen oksigen dan pengelola rumah sakit di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta baik dengan kunjungan langsung maupun melalui Whatsapp Group.

“Pada intinya PLN siap melayani permintaan akan kebutuhan listrik yang handal. Komunikasi aktif ini dilakukan agar PLN bisa secara cepat merespon kebutuhan ataupun menangani permasalahan terkait dengan kelistrikan,” imbuh Endah.

Beberapa langkah antisipatif juga dilakukan PLN untuk memastikan keandalan listrik pabrik oksigen tetap terjaga.

Beberapa di antaranya dengan melakukan pemeliharaan jaringan, pengamanan jaringan listrik dari pohon, pemasangan proteksi binatang dan rekonfigurasi jaringan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved